Pererat Kerjasama Pertanian, Delegasi Belanda Kunjungi Produsen Benih Lokal
Sektor pertanian di Indonesia, terutama jenis holtikultura ternyta sudah cukup di pertaruhkan di kancah internasional. Hal ini, jelas menjadi sebuah prestasi yang sangat luar biasa bagi negara. Ini semua, tak lain berkat kerja keras seluruh pihak, baik petani maupun para produsen benih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Purwakarta – Sektor pertanian di Indonesia, terutama jenis holtikultura ternyta sudah cukup di pertaruhkan di kancah internasional. Hal ini, jelas menjadi sebuah prestasi yang sangat luar biasa bagi negara. Ini semua, tak lain berkat kerja keras seluruh pihak, baik petani maupun para produsen benih.
PT East West Indonesia (Ewindo), mungkin menjadi salah satu produsen benih lokal unggul yang ada nusantara. Sudah lebih dari 150 jenis benih holtikultura yang diciptakan perusahaan tersebut. Bahkan, sebagian benih tersebut, sejauh ini menjadi kebutuhan ekspor. Adapun Benih yang paling populer untuk di ekspor, di antaranya kacang panjang, paria, labu, mentimun.
Inovasi PT Ewindo, ternyata tak hanya terdengar di beberapa negara di Asia dan ASEAN saja. Tapi, terdengar hingga penjuru Eropa. Terbukti, pagi tadi, perusahaan yang berlokasi di Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Purwakarta itu, kedatangan tamu dari Belanda.
Adalah Mr Jan-kees Goet, yang tak lain merupakan Wakil Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Belanda. Kedatangan tamu dari negeri kincir angin itu, turut didampingi Dirjen Holtikultura, Kemneterian Pertanian RI, Prihasto Setyanto.
Dalam sambutannya, Jan menuturkan, kunjungannya ini tak lain merupakan bagian dari kegiatan selama kunjungan Raja Willem Alexander dan Ratu Maxsima dari kerajaan Belanda ke Indonesia. Tujuan dari kunjungan bersama 130 delegasi lainnya itu, tak lain untuk mempererat kerjasama dengan pemerintahan Indonesia di bidang perekonomian.
“Salah satunya kerjasama di sektor pertanian termasuk holtikultura,” ujar Jan di sela-sela kunjungannya ke Purwakarta, Kamis (12/3/2020).
Menurut dia, keberhasilan produksi pertanian dan hortikultura itu ditentukan oleh varietas benih yang unggul. Sehingga, dia berpendapat, ketersediaan benih unggul sangatlah berperan penting peranannya di suatu negara.
“Kami sangat mengapresiasi kerjakeras PT Ewindo yang turut memajukan sektor pertanian dan holtikultura di Indonesia, melalui penyediaan benih berkualitas,” jelas dia.
Di tempat sama, Managing Director PT Ewindo, Glenn Pardede menuturkan, kunjungan dari Belanda ini bukan kali pertama. Karena, di 2013 pun sempat hadir pula Menteri Pertanian Belanda, Sharon Dliksma ke EWINDO dalam upaya mengembangkan hortikultura di Indonesia.
Glenn mengklaim, selama hampir tiga dekade perusahaannya telah menghasilkan sebanyak 150 varietas unggul benih sayuran tropis lokal, seperti tomat, cabai, timun, kacang panjang, terong, kangkung, caisim, melon, dan semangka.
Pihaknya pun tak memungkiri, terus berkembangnya perusahaan ini tak lepas dari dukungan dan peran para petani lokal. Sebab, mayoritas benih yang diproduksi di perusahaannya itu merupakan hasil penelitian dan penangkaran para yang tersbar di sejumlah wilayah di Nusantara.
“Kami bekerjasama dengan 17 ribu petani produksi benih dan lebih dari 70 ribu tenaga kerja polinator yang bekerja pada petani produksi di Jabar, Jatim, dan Lampung,” jelas dia. (Asep Mulyana)
Editor : Bsafaat

