Peresmian Lima Infrastruktur Strategis Tutup Tahun 2025 Cimahi, Siap Dorong Kemajuan Menuju 2026
Menutup tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi meresmikan Bundaran Jati dan sejumlah infrastruktur strategis lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Menutup tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi meresmikan Bundaran Jati dan sejumlah infrastruktur strategis lainnya.
Hal itu bertujuan meningkatkan konektivitas, penataan kota, dan kualitas hidup masyarakat.
Selain Bundaran Pemkot, lima proyek penting yang diresmikan mencakup sektor kesehatan, pendidikan, sosial, dan infrastruktur, antara lain UPDRS Cibabat (tempat pengelolaan darah), Puskesmas Cibeureum, revitalisasi SMPN 9 Cimahi, rumah singgah di Kelurahan Cipageran, dan Bundaran Jati, yang dinilai sebagai solusi kunci untuk mengurangi kemacetan di kawasan strategis.
“Semua pembangunan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” kata Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.
Tak cuma itu, Ngatiyana juga mengungkap rencana penggantian nama ruas Jalan Jati Serut menjadi Jalan Sudarna, yang akan diresmikan setelah proses lengkap.
"Selain itu, penataan kantor pemerintahan terus berlanjut sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang untuk menciptakan pusat pemerintahan yang representatif dan nyaman," ujarnya.
Memasuki 2026, Pemkot Cimahi telah menyiapkan agenda besar, antara lain peresmian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Sukimun untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, dan pembangunan Underpass Gatot Subroto yang akan dimulai triwulan kedua.
“Kami telah berkoordinasi dengan TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kodam; harapannya pelaksanaan lancar,” tuturnya.
Di bidang penanggulangan banjir, lanjut Ngatiyana, direncanakan perbaikan dan pendalaman drainase di titik rawan genangan, serta penataan pedestrian dan trotoar secara bertahap untuk mencegah terjadinya banjir berulang.
"Sementara di sektor pendidikan dan tata kota, akan dibangun SMP baru, Puskesmas Melong Tengah, dan mural di Underpass Sriwijaya dengan melibatkan seniman lokal untuk meningkatkan estetika kota," bebernya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wilman Sugiansyah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak sekadar fisik, melainkan wujud penerjemahan visi Wali Kota.
“Sepanjang 2025, kami fokus pada tiga prioritas: peningkatan konektivitas jalan, pengendalian banjir melalui drainase, dan pengembangan ruang publik,” kata Wilman.
Bundaran yang baru diresmikan, jelas Wilman, diharapkan mengurai kemacetan sekaligus memperindah kota, dengan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prinsip “3T” (tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran).
"Rangkaian peresmian ini menjadi penegasan komitmen Pemkot Cimahi untuk terus menghadirkan pembangunan merata dan berorientasi pada kesejahteraan warga," tandasnya. ***
Editor : JakaPermana

