Peri Sandria Beri Pesan Khusus untuk Patrick Kluivert: Adaptasi dan Hormati Karakter Sepak Bola Indonesia!
Mantan penyerang tajam Indonesia, Peri Sandria, memberikan pesan khusus kepada pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Legenda hidup sepak bola Indonesia ini membagikan pengalamannya saat dilatih pelatih asal Belanda dan memberikan saran berharga bagi pelatih baru Timnas Garuda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung – Mantan penyerang tajam Indonesia, Peri Sandria, memberikan pesan khusus kepada pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Legenda hidup sepak bola Indonesia ini membagikan pengalamannya saat dilatih pelatih asal Belanda dan memberikan saran berharga bagi pelatih baru Timnas Garuda.
Dalam sebuah diskusi sepak bola yang digelar di Jakarta, Peri Sandria mengungkapkan bahwa dirinya pernah dilatih oleh dua pelatih asal Belanda selama kariernya.
Ia menekankan pentingnya bagi pelatih asing untuk bisa beradaptasi dengan karakter sepak bola Indonesia yang unik dan berbeda dengan gaya permainan di Eropa.
"Saya sebagai mantan pemain punya pengalaman dilatih pelatih asal Belanda ya. Dua kali, Henk Wullems (di Mastrans Bandung Raya) dan satu lagi saya lupa,” ungkap Peri Sandria.
“Kami di dalam tim juga meminta kepada pelatih, jangan membawa total football Belanda ke Indonesia. Karena kita bicara budaya Indonesia yang cara bermainnya tidak seperti itu,” sambungnya.
Peri Sandria juga menambahkan bahwa para pelatih Belanda yang pernah melatihnya di Indonesia cukup terbuka terhadap masukan dari para pemain lokal.
Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak egois dan mau belajar dari pengalaman para pemain Indonesia.
"Jadi mau tidak mau, para pelatih Belanda ini tidak egois dia. Dia menerima saran dan masukan dari kita. Dan ternyata, kerja yang kita buat itu, apa yang kita mau berjalan dengan baik," lanjut Peri Sandria.
Menyikapi penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Peri Sandria berharap agar pelatih asal Belanda ini dapat segera beradaptasi dengan sumber daya yang ada di Indonesia.
Terlebih lagi, Timnas Indonesia akan segera menghadapi laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia.
"Jadi saya harap dengan kehadiran Kluivert ini, apalagi nanti saat lawan Australia ini tidak akan mudah. Akan menjadi ujian pertama buat Kluivert untuk bertemu dengan tim yang tidak dianggap recehan,” ujar Peri Sandria.
Peri Sandria juga menyoroti masalah yang dihadapi Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024 lalu, yaitu kesulitan dalam mencetak gol.
Menurutnya, hal ini disebabkan oleh terlalu banyaknya pemain bertahan yang dipanggil oleh pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong.
"Kita berharap striker-striker kita haus gol tapi ternyata yang bisa mencetak gol di Piala AFF, kebanyakan yang mencetak gol adalah pemain belakang, jadi ini juga menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi pelatih baru," pungkasnya dikutip dari ANTARA.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan
