Presiden LaLiga Javier Tebas: Timnas Indonesia di Jalur yang Benar di Bawah Patrick Kluivert
Presiden LaLiga, Javier Tebas, memberikan pujian terhadap performa Timnas Indonesia yang kini berada di bawah komando pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Presiden LaLiga, Javier Tebas, memberikan pujian terhadap performa Timnas Indonesia yang kini berada di bawah komando pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert.
Tebas menyebut Kluivert sebagai sosok profesional yang akan membawa Garuda terbang lebih tinggi.
"Baiklah, saya kenal Patrick Kluivert dan saya pikir dia adalah seorang profesional yang hebat dan dia pasti akan mengerahkan upaya terbaiknya untuk membantu tim nasional Indonesia maju sejauh mungkin," ujar Tebasdikutip ari ANTARA.
Pernyataan itu disampaikannya tak lepas dari hubungan personalnya dengan Kluivert. Tebas yang sudah mulai aktif mengurus LaLiga sejak awal 2000-an mengenal Kluivert sebagai pemain penting Barcelona di era akhir 1990-an hingga pertengahan 2000-an.
Kluivert membela Barcelona sejak Agustus 1998 hingga Juli 2004, dengan catatan impresif: 122 gol dan 62 assist dalam 257 pertandingan di semua kompetisi.
Musim debutnya pada 1998/1999 menjadi yang paling berkesan, saat ia membantu Blaugrana menjuarai Liga Spanyol dengan kontribusi 16 gol dan 14 assist.
Kini, lebih dari dua dekade sejak masa kejayaannya di Camp Nou, Kluivert mengemban tantangan baru: membawa Timnas Indonesia menuju pentas dunia. Ditunjuk pada Januari 2025 menggantikan Shin Tae-yong, Kluivert langsung menunjukkan hasil menjanjikan.
Dari empat laga awalnya bersama skuad Garuda, ia mencatatkan dua kemenangan dan dua kekalahan, yang cukup untuk meloloskan Indonesia ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Indonesia mengakhiri fase grup dengan menempati posisi keempat di klasemen akhir Grup C, mengoleksi 12 poin. Ini merupakan pencapaian historis yang membawa Indonesia satu langkah lebih dekat menuju Piala Dunia.
Putaran keempat kualifikasi akan digelar Oktober mendatang di dua negara: Qatar dan Arab Saudi, sesuai keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Enam tim yang tersisa akan dibagi ke dalam dua grup berisi tiga tim. Juara grup otomatis lolos ke Piala Dunia 2026, sedangkan runner-up masih punya satu peluang lagi lewat babak lanjutan.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


