Permintaan Maaf Semua Member BLACKPINK Menuai Kecaman, Hanya Jisoo yang Diterima?

Permintaan maaf semua member BLACKPINK di tengah kontroversi ulang tahun grup tuai kritikan.

Permintaan Maaf Semua Member BLACKPINK Menuai Kecaman, Hanya Jisoo yang Diterima?
Girl grup BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Nampaknya kontroversi perayaan ulang tahun BLACKPINK yang ke-10 masih berlanjut karena tidak sesuai dengan harapan penggemar.

permintaan maaf BLACKPINK yang beranggotakan empat orang di tengah kontroversi grup baru-baru ini telah memicu gelombang kritik keras terhadap para membernya.

BLACKPINK baru-baru ini merayakan ulang tahun ke-10 mereka, tetapi kurangnya perencanaan dan upaya yang tampak dari para member memicu kontroversi besar.

Di tengah kontroversi tersebut, para member menyampaikan permintaan maaf, dengan Jennie sebagai yang terbaru setelah penampilannya di festival.

Setelah permintaan maaf Jennie, semua permintaan maaf dan ungkapan simpati dibagikan di media sosial.

"Seluruh memberBLACKPINK telah berbagi pemikiran dan perasaan mereka dengan BLINK terkait peringatan ulang tahun ke-10."

Namun, meskipun banyak yang merasa iba terhadap para member, pernyataan tersebut justru menuai reaksi negatif dari para penggemar.

Beberapa berpendapat bahwa "kata-kata" tersebut terasa hampa dan mereka ingin melihat tindakan nyata dari para member untuk menunjukkan penyesalan mereka atas perencanaan perayaan ulang tahun yang buruk.

"Kata-kata kosong jika tidak ada tindakan yang diambil #maaf," "Maaf, aku tidak akan beranjak... tindakan lebih bermakna daripada kata-kata."

"Cuma punya Jisoo yang bisa diterima karena itu tulus dari hati, bukan hasil perundungan atau paksaan."

"Menurut saya, wajar saja jika saya merasa sangat kecewa; hal itu benar-benar tidak menyentuh hati saya. Anda bisa saja mengunggah hal seperti ini tahun depan atau tahun-tahun berikutnya. Yang terpenting adalah tindakan nyata Anda :("

"permintaan maaf itu sebenarnya tidak akan mengubah apa pun; itu hanya membuang-buang waktu.

Lihat saja, mereka akan melakukan hal yang sama pada perayaan ulang tahun berikutnya jika mereka tidak bubar. Kita butuh tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata."

"Esai-esai yang isinya kosong melompong ini cuma bakal berguna kalau kalian bisa memperjelas soal masa depan grup dan jadwal *comeback*, meskipun cuma sekali dalam dua tahun."

Banyak penggemar percaya bahwa kritik tersebut berasal dari "penggemar solo" bukan dari penggemar grup tersebut.***


Editor : Irma Nurfajri