Persib Dipastikan Tanpa Vizcarra di Leg Kedua

Nasib kurang menguntungkan harus dialami Persib Bandung saat menghadapi Arema FC di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia, Senin (18/2/2019) lalu. Selain ditahan imbang 1-1, satu penggawa tim ber

Persib Dipastikan Tanpa Vizcarra di Leg Kedua
INILAH, Bandung - Nasib kurang menguntungkan harus dialami Persib Bandung saat menghadapi Arema FC di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia, Senin (18/2/2019) lalu. Selain ditahan imbang 1-1, satu penggawa tim berjulukan Maung Bandung, Esteban Vizcarra harus menjalani perawatan. 
 
Dokter tim Persib, Mochamad Rafi Ghani mengatakan bahwa Vizcarra terpaksa menjalani perawatan karena mengalami dislokasi di bagian siku lengan kirinya. 
 
Gelandang naturalisasi asal Argentina ini saat itu terlibat duel dengan lawan tepat saat terjadinya gol Persib yang dicetak Erwin Ramdani di menit ke-69. Saat itu dia terjatuh dengan posisi tangan yang tidak tepat sasaran. 
 
Bahkan pelatih Miljan Radovic pun sampai menarik keluar Vizcarra karena tidak bisa bermain lagi sehingga harus digantikan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. 
 
"Tim kesehatan kita sudah melakukan reposisi. Tapi memang setelah di reposisi merasakan sakit yang hebat sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan," ungkap Rafi di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (19/2/2019). 
 
Namun, Rafi mengaku sedikit lega lantaran hasil pemeriksaan melalui x-ray menunjukkan kondisi tulang lengan kiri Vizcarra yang mengalami dislokasi masih bagus. 
 
"Tapi karena mengalami dislokasi, kemungkinan ada struktur jaringan di sekitar siku nya yang robek. Sekarang lagi diterapi dengan obat analgetik karena dada bengkaknya," bebernya.
 
Dengan kondisi ini, lanjut Rafi gelandang bernomor punggung 9 ini tidak bisa tampil menghadapi Arema FC di leg kedua yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (22/2/2019) mendatang. 
 
"Biasanya penyembuhannya sampai 6 minggu, tapi bisa lebih cepat lagi. Karena dia juga merasakan sakitnya sudah berkurang. Dalam tiga hari, saya suruh istirahat dulu tapi tetap menjaga kebugaran dengan tanpa melibatkan cederanya. Nanti dipasangkan deker di sikunya biar pergerakannya terbatas," jelasnya.


Editor : inilahkoran