Persib Posting Hari Jadi ke-106 Tahun, Bobotoh Ramai Serukan 1933 Still Alive
Para Bobotoh ini tetap keukeuh bahwa Persib Bandung lahir pada 14 Maret 1933, bukan pada 5 Januari 1919 yang diketahui melalui penelitian ilmiah yang diketuai Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad), Prof. Kunto Sofianto.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Bobotoh ramai serukan ‘1933 Still Alive’ alias masih hidup saat Persib Bandung posting hari jadi ke-106 tahun di akun media sosialnya.
Para Bobotoh ini tetap keukeuh bahwa Persib Bandung lahir pada 14 Maret 1933, bukan pada 5 Januari 1919 yang diketahui melalui penelitian ilmiah yang diketuai Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad), Prof. Kunto Sofianto.
Bahkan hampir seluruh komunitas suporter Persib Bandung pun tidak memberikan ucapan termasuk mengunggah hari jadi Persib yang jatuh pada 5 Januari 2025. Dimulai dari Viking Persib Bandung (VPC) hingga Bomber.
Bahkan Northernwall yang merupakan salah satu komunitas suporter Persib Bandung ini dalam akun instagramnya secara terang-terangan masih menganggap tim kebanggaannya ini lahir pada 14 Maret 1933.
“Ini bukan sekadar angka, Persib bukan mesin lotremu !! Dan Kami bukan sapi perahmu!! Histori tetaplah histori. Kepemilikan klub harus kembali menjadi milik bersama bukan sekadar menjadi komoditas bagi pihak yang mengejar keuntungan semata,” tulisnya.
Tidak hanya itu, komunitas suporter yang kerap memenuhi Stadion tribun Utara ini juga menuliskan bahwa perayaan hari jadi pada 5 Januari 2025 sama dengan menantang.
“1933 Still Alive STAY TRUE,” tambahnya.
Perubahan hari jadi Persib Bandung ini memang menimbulkan polemik selama ini. Bahkan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sempat dilaporkan oleh 36 Persatuan Sepak Bola (PS) kota Bandung meski pada akhirnya dicabut.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

