Persib U-16 Harus Puas Berbagi Angka dengan Penang Sport School

Persib U-16 harus puas berbagi angka dengan Penang Sport School di laga perdana babak grup turnamen sepak bola U-16 bertajuk Kemenpora International Football Championship (KIFC) di Lapangan Progresif, Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (27/11/2019). 

Persib U-16 Harus Puas Berbagi Angka dengan Penang Sport School
Foto: INILAH/Muhamad Ginanjar

INILAH, Bandung - Persib U-16 harus puas berbagi angka dengan Penang Sport School di laga perdana babak grup turnamen sepak bola U-16 bertajuk Kemenpora International Football Championship (KIFC) di Lapangan Progresif, Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (27/11/2019). 

Kedua tim berakhir imbang 1-1. Persib mencetak gol lebih dulu melalui M Valoroen di menit ke-28. Sementara gol Penang Sport School yang merupakan tim asal Malaysia ini dicetak M Haikal di menit ke-69. 

Pelatih Persib U-16, Imam Nurjaman mengatakan, seharusnya timnya berhasil meraih kemenangan. Namun para pemainnya kehilangan konsentrasi, sehingga hasil imbang didapatkan.

"Ada kesalahan konsentrasi. Ini sebuah pembelajaran buat saya dan anak-anak agar bisa fokus lagi. Banyak sekali tadi, dengan teknologinya walau tidak standar, tapi bisa menjadi pembelajaran buat kita," kata Imam usai pertandingan.

Imam berharap di laga selanjutnya segala kesalahan itu bisa tertutupi. Sehingga kemenangan bisa didapatkan.

"Kami harus lebih baik dalam finishing touch. Di depan belum efektif, belum bisa buat banyak gol dan kombinasi play," tegasnya.

Sementara itu, Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta mengatakan, kegiatan ini merupakan kali pertamanya digelar. Tentunya kental sarat gengsi karena mempertemukan tim-tim hebat yang berasal di berbagai kompetisi.

"Juga gak kalah gengsi Persib sebagai tuan rumah. Orang tahu Persib yang merupakan peta tertinggi yang terbaik di sepak bola usia muda dan senior," kata Isnanta usai meresmikan.

Isnanta berharap gelaran ini bisa dimanfaatkan baik oleh masing-masing tim terutama untuk menambah jam terbangnya dalam bertanding. Apalagi tiga negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina ikut serta. 

"Inilah sesungguhnya bagi pemandu bakat untuk melihat yang terbaik di U-16," jelasnya.

Isnanta berharap gelaran ini bisa berkelanjutan hingga menjadi ajang tahunan. Bahkan tak hanya untuk putra, namun juga melibatkan tim sepak bola putri.

"Kita juga memiliki impian untuk mengundang tim dari Eropa hingga amerika latin," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : DeryFG