Soal Target Persib di Seri Kedua Liga 1 2021-2022, Ini Kata Robert Alberts
Nasib Robert Rene Alberts di Persib akan ditentukan di seri kedua Liga 1 2021-2022. Sebab, pelatih asal Belanda itu mendapat teguran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Nasib Robert Rene Alberts di Persib Bandung akan ditentukan di seri kedua Liga 1 2021-2022. Sebab, pelatih asal Belanda itu sudah mendapatkan teguran dari manajemen Persib.
Teguran itu diberlakukan lantaran Persib mendapatkan kritikan tajam dari suporter fanatiknya seiring hasil empat kali imbang secara beruntun saat menjalani seri pertama lalu.
Bahkan, para Bobotoh membuat petisi hingga melakukan aksi dengan mendatangi Kantor Persib atau Graha Persib yang berada di Jalan Sulanjana, Kota Bandung. Tuntutannya hanya agar manajemen memecat Robert.
Baca Juga: Jelang Seri Kedua Liga 1, Skuat Persib Mengalami Monday Blues, Apa Itu?
Namun manajemen meminta waktu kepada Bobotoh untuk bersabar. Paling tidak, melihat hasil Persib di seri kedua yang akan berlangsung di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Meski demikian, pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengaku tidak mau membicarakan targetnya lebih dulu dalam menghadapi seri kedua Liga 2 2021-2022.
"Yang kami lakukan pertama adalah pergi menuju Yogyakarta. Tapi tentunya kami ingin menang di setiap pertandingan, ada lima laga di hadapan kami. Jika melihat ke dalam tim dan semua bisa diturunkan, kami mengintip kesempatan untuk memenangkan setiap pertandingan dan itu targetnya," tegas Robert Rene Alberts di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Senin 11 Oktober 2021.
Baca Juga: Persib Berkekuatan 24 Pemain Hadapi Seri Dua Liga 1 2021-2022
Pelatih asal Belanda ini pun akan berupaya keras untuk memberikan motivasi kepada para pemainnya. Diharapkan motivasinya tetap tinggi di setiap pertandingan yang dijalani.
"Motivasinya adalah pertandingan, motivasinya bagaimana mereka memainkan laga sepak bola. Setiap pemain dan juga staf official suka pertandingan dan itu motivasinya. Ketika kami tidak bisa bertemu dengan keluarga, itu hal yang harus diterima karena kami sudah sepakat dengan ini. Jadi motivasinya adalah memainkan pertandingan sepak bola," katanya.***(muhammad ginanjar)
Editor : inilahkoran


