Begini Isi Khutbah Rasulullah Saat Shalat Gerhana
Rasulullah menyampaikan khutbah shalat gerhana di hadapan para sahabat. Beliau menegaskan bahwa fenomena alam ini adalah kekuasaan Allah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Rasulullah menyampaikan khutbah dalam rangkaian sholat gerhana bulan ataupun matahari.
Hari ini 19 November 2021, sebagian wilayah di Indonesia akan mengalami gerhana bulan sebagian.
Di balik peristiwa gerhana bulan sebagian, ini ada anjuran dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menunaikan shalat gerhana.
Rasulullah mengajarkan serangkaian pelaksanaan shalat gerhana yang biasanya terdapat khutbah di dalamnya.
Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian di Indonesia 19 November 2021, Jangan Lupa Amalkan Anjuran Rasulullah ini
Berikut ini, khutbah Rasulullah saat shalat gerhana:
Dari Aisyah radhiyallahu anha, beliau menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah.
Lantas beliau shallallahu alaihi wa sallam bangkit dan mengimami para sahabat radhiyallahu anhum dan beliau memanjangkan berdiri.
Kemuadian beliau ruku dan memperpanjang rukunya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya.
Kemudian beliau ruku kembali dan memperpanjang ruku tersebut namun lebih singkat dari ruku yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut.
Baca Juga: Warga Kota Cirebon Tunaikan Shalat Gerhana Berjamaah
Pada rakaat berikutnya, beliau mengerjakannya seperti rakaat pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak.
Setelah itu beliau berkhutbah di hadapan orang banyak, beliau memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda,
"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah."
Baca Juga: Fenomena Gerhana Bulan jadi Pemandangan Indah di Tengah Cuaca Mendukung
Nabi shallallahu alaihi wa sallam selanjutnya bersabda, "Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih cemburu daripada Allah karena ada seorang hamba baik laki-laki maupun perempuan yang berzina. Wahai Umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis." (HR. Bukhari, no. 1044)
Rasulullah juga menyarankan semua umat muslim untuk menghadirkan rasa takut kepada Allah Ta'ala ketika menyaksikan gerhana.***
Editor : inilahkoran


