Sembilan Pemain Persib Terpapar Covid, Ini Penjelasan Dokter Rafi

Dokter Persib Mochamad Rafi Ghani akhirnya memberikan keterangan resmi mengenai sembilan pemain Persib terpapar Covid.

Sembilan Pemain Persib Terpapar Covid, Ini Penjelasan Dokter Rafi
Dokter Rafi menjelaskan terkait sembilan pemain Persib terpapar Covid, Minggu 30 Januari 2022.

 

INILAHKORAN, Bali - Dokter Persib Mochamad Rafi Ghani akhirnya memberikan keterangan resmi mengenai sembilan pemain Persib terpapar Covid.

Seperti diketahui, sembilan pemain Persib terpapar Covid tersebut tidak bisa tampil saat melawan Persikabo 1973 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu 29 Januari 2022 kemarin.

Rafi Ghani mengatakan, kasus itu bermula saat timnya diliburkan usai melakoni laga melawan Borneo FC, Selasa 18 Januari 2022. Dari sembilan pemain Persib terpapar Covid itu kali pertama pemeriksaan tiga orang dinyatakan positif setelah antigen.

Baca Juga: Duh, Sembilan Pemain Persib Dinyatakan Positif Covid-19

"Jadi, pada Rabu tanggal 26 Januari itu saya lakukan pemeriksaan antigen secara mandiri. Sebetulnya kita lakukan pada satu orang yang ada gejala sakit dan hasilnya positif. Lalu kami periksa lagi untuk semua kru dari Persib, termasuk staf pelatih, ofisial dan media. Dari situ ternyata kita mendapatkan ada dua orang lagi yang positif," kata Rafi Ghani dalam press conference via zoom, Minggu 30 Januari 2022.

Rafi Ghani mengaku was-was dengan hasil itu hingga melakukan pemeriksaan setiap harinya melalui tes antigen. Terbukti, pada 27 Januari 2022 daftar yang terpapar bertambah satu orang.

"Tanggal 28 Januari bertambah empat orang. Jadi yang terdeteksi pada saat antigen menjadi delapan orang," bebernya.

Baca Juga: Bersyukur Persib Menang, Jupe : Kita Masih Berada di Jalur Juara

Tepat pada 28 Januari 2022, lanjutnya, Persib mendapatkan pemeriksaan ulang karena akan melakoni pertandingan melawan Persikabo 1973 sehari setelahnya.

"Setelah pemeriksaan dari tes PCR, yang terpapar menjadi sembilan orang," katanya.

Rafi Gani mengaku belum mengetahui secara pasti kesembilan orang tersebut bisa terpapar Covid-19. Sebab selama ini, skuat Persib Bandung menjalankan protokol kesehatan dengan sangat baik.

"Saya sudah ingatkan dan selalu diikuti dengan baik oleh pemain karena sistem kita bubble yang dilakukan di satu tempat. Saya tidak ingin saling menyalahkan karena ini juga terjadi tidak hanya pada Persib saja, tapi terjadi juga di klub-klub lain. Salah satu contoh tim lain juga sampai 14 orang dan terjaringnya sama, gak langsung 14, tapi berurutan hingga totalnya mencapai 14 orang," katanya.

Baca Juga: Akui Kemenangan Persib Bandung, Liestiadi Puji Penampilan Teja Paku Alam

Meski demikian, Rafi Ghani mengaku sedikit lega. Pasalnya kesembilan pemain ini memiliki gejala ringan. Dia yakin proses penyembuhan akan lebih cepat, berkaca pada pemain dari tim lain.

"Sesuai prosedur kita lakukan karantina selama 10 hari. Tapi kita pantau 10 hari itu, bilamana gejala sama sekali tidak ada, kita akan lakukan pemeriksaan PCR. Kali dari kurang 10 hari PCR negatif, biasanya bisa lepas dari proses karantina. Semoga saja, mohon doakan semua pemain kita yang menjalani karantina bisa cepat pulih dan bergabung dengan tim yang hasilnya positif. Rencana besok ada PCR lagi untuk 9 orang yang terkonfirmasi positif," tegasnya.

Terkait mengenai nama kesembilan pemain yang terpapar Covid-19, Rafi Ghani belum bisa membeberkannya. Menurutnya, itu sudah masuk dalam kode etik untuk menjaga rahasia pasien.

"Yang pasti, ini menjadi bahan evaluasi buat kita bahwa sebetulnya keberangkatan kita ke sini untuk bertempur di kompetisi Liga 1. Setelah ini kita harus saling mengingatkan dan menjaga prokes dengan baik, cuci tangan dengan air mengalir, jaga jarak bicara dan jangan banyak melakukan kegiatan yang tidak perlu. Mengingat ini sedang pandemi dan Covid sekarang penyebarannya cukup cepat," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran