Pernyataan Resmi Persib Usai Dituding Terlibat Pengaturan Skor Lawan Barito Putera!

Persib Bandung akhirnya memberi pernyataan resmi usai dituding terlibat pengaturan skor dalam laga melawan Barito Putera.

Pernyataan Resmi Persib Usai Dituding Terlibat Pengaturan Skor Lawan Barito Putera!
Persib Bandung dituding terlibat pengaturan skor dalam laga melawan Barito Putera.

INILAHKORAN, Bandung- Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono membantah tudingan terkait 'Sepak bola Gajah' atau pengaturan skor ketika menghadapi Barito Putera.

Teddy Tjahjono tak habis pikir, Persib dituding main mata dengan Barito dalam laga pamungkas Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis 31 Maret 2022.

Seperti diketahui, Persib diimbangi Barito 1-1 yang membuat Persipura Jayapura terdegradasi ke Liga 2 Indonesia musim depan.

Baca Juga: Hadist Penentuan Hilal Puasa Ramadhan, Buya Yahya: Bisa Ikut Pemerintah

Salah satu media yakni Tribun Papua memuat artikel dengan menyebut bahwa penyerang Persib, David da Silva mempraktekkan 'sepak bola gajah' di laga melawan Barito Putera.

Dalam artikel tersebut, David da Silva menjadi satu-satunya pemain yang ogah membantu Persib meraih kemenangan.

Seperti membuang kesempatan dari titik penalti hingga tak ingin melesatkan tendangan meski sudah berhadapan dengan kiper Barito Putera.

Baca Juga: Harga Daging Sapi Melonjak, Daging Kerbau Bisa Menjadi Alternatif Pilihan

Teddy Tjahjono memastikan selama ini timnya menjunjung nilai-nilai sportivitas dalam olahraga.

Termasuk fairplay dan respek dalam berkompetisi demi terciptanya iklim olahraga yang sehat.

"Dan nilai-nilai ini yang kami selalu pegang pada saat kami bertanding di setiap pertandingan untuk mencari kemenangan secara sportif dan fairplay, tanpa melihat tim mana yang sedang kami hadapi" jelas Teddy Tjahjono saat dihubungi, Jumat, 1 April 2022.

Hasil imbang itu memang berdampak besar bagi Persipura Jayapura. Tim berjulukan Mutiara Hitam itu jadi terdegradasi meski memiliki poin yang sama dengan Barito Putera karena unggul head to head.

Baca Juga: Gandeng BUMD DKI, PT Agro Jabar Bakal Bangun Pabrik Kemasan Minyak Goreng

Sementara bagi Persib, hasil itu tidak berpengaruh. Tim berjulukan Maung Bandung itu tetap bertengger di peringkat kedua klasemen akhir.

Sebelumnya, Pengacara asal Papua Pieter Ell bakal menggugat Persib Bandung dan Barito Putera usai hasil laga pekan terakhir Liga 1 Indonesia.

Pieter Ell menuding Persib dan Barito terlibat pengaturan skor yang membuat Persipura Jayapura terdegradasi.

Pieter Ell memandang, hasil imbang 1-1 Persib vs Barito merupakan hasil dari main mata atau sepak bola gajah.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Penjual Bunga Musiman Marak di TPU Cikutra Bandung

Dalam laga tersebut, Persib memang melewatkan banyak peluang emas termasuk satu eksekusi penalti David da Silva yang dengan mudah ditangkap kiper Barito Putera.

“Memang dari hasil imbang antara Persib dan Barito Putera, membuat Persipura terdegradasi. Tapi semua belum kiamat. Kami siap mengajukan gugatan pada Persib dan Barito. Terindikasi jelas ada sepak bola gajah dalam laga tersebut dan merugikan Persipura Jayapura,” ujar Pieter Ell kepada wartawan seperti dikutip Portal Papua.

Baca Juga: Tradisi Nadran, Nyekar Atau Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan di TPU Cikutra

Pieter Ell menerangkan, perihal gugatan yang akan dilayangkan pada Persib dan Barito itu, pihaknya akan juga menghadirkan sejumlah saksi ahli seperti mantan pemain dan pihak terkait lainnya guna memberikan keterangannya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran