Persikotas Datangkan Boateng Prince, Bidik Tiket Liga 2 pada 2027

Persikotas Nusantara mendatangkan Boateng Prince untuk memperkuat skuad di Liga 3. Klub Tasikmalaya itu membidik promosi ke Liga 2 pada 2027.

Persikotas Datangkan Boateng Prince, Bidik Tiket Liga 2 pada 2027
Manajemen Persikotas Nusantara saat mengumumkan akan mendatangkan Boateng Prince. Istimewa

INILAHKORAN.IDPersikotas Nusantara mendatangkan gelandang naturalisasi, Boateng Prince, sebagai tambahan kekuatan menghadapi kompetisi Liga 3 PSSI musim mendatang.

Kehadiran pemain yang sebelumnya memperkuat Dejan FC tersebut diharapkan mampu memberikan tambahan kualitas sekaligus pengalaman bagi skuad Persikotas yang tengah membidik target promosi ke Liga 2 pada 2027.

Boateng bukan pemain tanpa pengalaman di kompetisi Liga 3. Bersama Dejan FC, ia turut mengantarkan tim tersebut finis sebagai runner-up Liga 3 musim lalu.

Kini, pengalaman tersebut diharapkan dapat ditularkan kepada rekan-rekannya di Persikotas. Boateng mengaku termotivasi menghadapi tantangan baru bersama klub kebanggaan masyarakat Kota Tasikmalaya.

Hampir dua bulan menjalani pemusatan latihan, Boateng mulai merasakan chemistry dengan para pemain Persikotas.

“Insyaallah saya merasa senang bisa bergabung dengan tim ini. Saya melihat tim ini menunjukkan komitmen dan kesungguhan untuk bisa bersaing dengan tim lain di Liga 3,” ujar Boateng, Minggu (6/9/2026).

Menurut dia, Persikotas memiliki komposisi pemain yang cukup menjanjikan. Namun, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.

Boateng berharap kekurangan tersebut dapat segera diperbaiki sehingga Persikotas benar-benar siap menghadapi persaingan Liga 3.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Persikotas, Ecep S. Yasa. Menurutnya, manajemen masih memiliki waktu untuk melakukan pembenahan sebelum kompetisi bergulir.

“Masih ada waktu untuk menambal sejumlah kekurangan. Semoga di sisa waktu persiapan, kekurangan bisa diperbaiki hingga tim benar-benar siap dengan atmosfer Liga 3 yang lebih menantang,” kata Ecep.

Selain mematangkan komposisi pemain, manajemen Persikotas juga tengah menyiapkan sejumlah kebutuhan menghadapi kompetisi. Salah satunya terkait stadion yang akan digunakan sebagai markas tim.

Hingga kini, Persikotas masih menunggu kepastian sistem dan format kompetisi Liga 3. Opsi pertandingan dengan sistem kandang-tandang maupun bubble masih menjadi pertimbangan.

Kondisi tersebut membuat manajemen mulai menyiapkan sejumlah alternatif stadion yang dapat digunakan sebagai home base.

Stadion Dadaha dinilai belum memenuhi persyaratan untuk menjadi markas Persikotas. Karena itu, Stadion Banjar Patroman di Kota Banjar menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Dari sisi pemain, Persikotas disebut telah menyiapkan sekitar 25 pemain dari kuota maksimal 30 pemain. Sejumlah slot juga disiapkan untuk pemain U-20 sesuai kebutuhan kompetisi.

Dengan persiapan tersebut, Persikotas ingin menjadikan musim mendatang sebagai momentum untuk mewujudkan ambisi naik kasta.

Target promosi ke Liga 2 pada 2027 tidak ingin sekadar menjadi target di atas kertas. Manajemen berharap ambisi tersebut dapat dibuktikan melalui performa Persikotas di lapangan.

Inisiator Tasik City Society, Riki Ikok, optimistis keseriusan manajemen dapat membawa Persikotas berkembang dan bersaing lebih tinggi.

“Kami yakin dengan keseriusan manajemen, Persikotas bisa lebih berkembang dan bisa tembus liga utama ke depan,” ujarnya.


Editor : Ahmad Sayuti