Perubahan Jadwal Beratkan Langkah Inter di Akhir
Inter Milan kembali mengalami penundaan jadwal pertandingan Liga Serie A Italia. Keputusan tersebut bakal memberatkan langkah Inter di pekan-pekan akhir liga dalam upaya meraih scudetto musim ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Milan- Inter Milan kembali mengalami penundaan jadwal pertandingan Liga Serie A Italia. Keputusan tersebut bakal memberatkan langkah Inter di pekan-pekan akhir liga dalam upaya meraih scudetto musim ini.
Inter belum memainkan lagi pertandingan Serie A Italia sejak mereka kalah 1-2 dari Lazio di pekan ke-24 pada 16 Februari lalu. Hasil tersebut menyebabkan I Nerazzurri kehilangan posisi puncak klasemen dan harus melorot ke peringkat tiga dengan mengemas 54 poin.
Seharusnya setelah laga tersebut, Inter dijadwalkan menjamu Sampdoria di Giuseppe Meazza pada 23 Februari pada pertandingan pekan ke-25, namun laga tersebut terpaksa ditunda disebabkan merebaknya kasus Virus Corona di Italia. Sayangnya, sampai berita ini diturunkan belum ada kejelasan kapan laga tersebut akan dinmainkan.
Empat hari berselang, Inter diperbolehkan menggelar pertandingan leg kedua babak 32 besar kontra Ludogoretz di Giuseppe Meazza, tapi dengan syarat berlangsung tertutup. Pada laga tanpa penonton tersebut, Inter menang 2-1 yang meloloskan mereka ke 16 besar dengan keunggulan agregat 4-1.
Hasil positif tersebut sebenarnya jadi modal bagus bagi skuad asuhan Antonio Conte menghadapi laga krusial kontra Juventus di Allianz Arena Turin, Minggu (2/3/2020) dini hari. Inter menatap laga ini dengan optimisme, mereka berambisi membalas kekalahan 1-2 di paruh pertama musim sekaligus memangkas selisih poin. Saat ini, Juve yang berada di urutan dua unggul tiga poin dari Inter.
Namun, Romelu Lukaku dkk harus bersabar memainkan laga Derby D'Italia jilid dua musim ini setelah Kementerian Olahraga dan Lega Serie A sepakat menjadwal ulang enam pertandingan Serie A di pekan ke-26, termasuk Juve versus Inter, menyusul semakin mengkhawatirkannya penyebaran Virus Corona di Negeri Pizza.
Lega Serie A memutuskan pertandingan Juventus melawan Inter Milan akan dimainkan pada 13 Mei 2020. Perubahan jadwal tersebut membuat langkah akhir Inter akan terasa berat, pasalnya setelah jumpa Juve mereka akan menghadapi dua tim kuda hitam, Napoli dan Atalanta.
Inter akan menjamu Napoli di Giuseppe Meazza pada 17 Mei, kemudian bertamu ke kandang Atalanta di pekan terakhir pada 24 Mei mendatang. Napoli dan Atalanta diyakini berpotensi jadi batu sandungan Inter dalam upaya memberi tekanan pada Juve dan Lazio di pekan-pekan akhir.
Baik Napoli dan Atalanta diyakini akan berjuang habis-habisan guna meraih tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Napoli sampai pekan ke-26 masih berada di urutan enam dengan 39 poin, sementara Atalanta di posisi empat dengan 48 poin dari 25 laga, mereka berjarak enam angka dari Inter yang baru bermain 24 kali.
Inter Klaim Tak Diberi Tahu Perubahan Jadwal
Melihat perubahan jadwal tersebut, manajemen Inter mengkritik operator liga, Lega Serie A. Direktur Inter, Beppe Marotta, mengaku tak pernah diberi tahu sebelumnya mengenai rencana perubahan jadwal laga Juve versus Inter di bulan Mei mendatang. Menurut Marotta perubahan tersebut menimbulkan kekacauan dan bisa mengubah peta persaingan sampai musim ini usai.
Pernyataan Marotta ditanggapi Presiden Lega Serie A, Dal Pino. Ia menegaskan operator liga sudah mengajukan perubahan jadwal pertandingan Juve versus Inter ke hari Selasa (3/3/2020) dinihari dan boleh disaksikan oleh fans di stadion.
"Pada hari Jumat (28/2/2020) Manajer Umum De Siervo dan saya mengusulkan kepada Inter gagasan untuk memindahkan pertandingan melawan Juventus ke Senin (2/3/2020) malam (waktu setempat) sehingga pertandingan bisa dihadiri fans," jelas Dal Pino.
"Inter menolak untuk bermain (di hari Senin malam). Jadi mereka harus bertanggung jawab atas keputusan mereka dan tidak berbicara tentang situasi yang tidak sportif atau liga yang terdistorsi."
"Marotta mewakili kepentingan Inter, saya harus menjaga kepentingan seluruh klub Serie A. Tugas saya adalah mempromosikan sepakbola Italia dan citranya ke seluruh dunia, jadi menyiarkan pertandingan dengan stadion kosong jadi hal buruk bagi negara," lanjut Dal Pino.
Sumber: Football-Italia
Editor : Bsafaat

