Pilpres 2024 Masih Lama, Ridwan Kamil Fokus Bekerja

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil enggan menanggapi terlalu serius terkait hasil survei Indobarometer yang dirilis beberapa waktu lalu. Terlebih hajat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 digelar masih lama. 

Pilpres 2024 Masih Lama, Ridwan Kamil Fokus Bekerja
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Humas Pemprov Jabar)

INILAH, Bandung- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil enggan menanggapi terlalu serius terkait hasil survei Indobarometer yang dirilis beberapa waktu lalu. Terlebih hajat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 digelar masih lama. 

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil di sela kunjungan kerja bisnis di Melbourne Australia berdasarkan siaran pers yang diterima Inilahkoran, Rabu (26/2/2020).

"Surveinya, kalau di tahun 2022, mungkin masih relevanlah. Baru juga pilgub kemarin, masih menunaikan janji-janji. Jadi menurut saya sebaiknya narasi 2024 agak dikurangi,'' ujar Ridwan Kamil

Menurut dia, sejauh ini pun tidak melakukan upaya-upaya untuk penguatan popularitas secara politis. Maka nama Ridwan Kamil menempati posisi ke-dua untuk kepala daerah paling dikenal dengan persentase 65,8% terjadi karena mengalir apa adanya. 

Karena memang tidak melakukan upaya-upaya untuk penguatan popularitas secara politis sih. Yang ada adalah sebagian warga mengkonsumsi kinerja melalui media. khan begitu,'' kata dia. 

Diakui kang Emil, tugasnya saat ini adalah fokus untuk bekerja, berkinerja  dan berprestasi.  ''Semoga hasil prestasi tersebut diapresiasi oleh masyarakat Jawa Barat, tapi juga masyarakat secara luas,'' ungkap Gubernur Jabar. 

Terkait survei popularitas yang dirilis Indobarometer, Kang Emil mengatakan disyukuri saja. ''Saya kira ya saya syukuri aja. Karena kepala daerah yang tidak ada di jakarta khan tidak berada di pusat atensi nasional. Sehingga saya kira wajar dan itu menjadi instrospeksi bersama,'' tandasnya.

Kang Emil, kembali menegaskan bahwa saat ini dirinya fokus bekerja. ''Saya baru setahun lebih setelah terpilih, per hari ini sedang fokus. Insya Allah panen-panen prestasi terjadi di 2021 dan 2022. Setelah itu baru kita bicara peluang atau hal-hal lain yang lebih fundamental,'' ungkapnya.

Dalam survei Indobarometer yang dirilis beberapa hari lalu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berada di posisi kedua, setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Yaitu untuk kategori Tingkat Pengenalan Kepala Daerah Besar dan Strategis. Popularitas Kepala Daerah Besar dan Strategis yang paling tinggi adalah Anies Baswedan (91,7 persen), Ridwan Kamil (65,8 persen). Sementara posisi ketiga adalah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dengan (55,8 persen). (riantonurdiansyah) 

 


Editor : Bsafaat