Kesbangpol Garda Terdepan Menjaga Keutuhan NKRI

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbagpol) merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Untuk itu, diperlukan SDM yang mumpuni dalam setiap bidang. Program Harmoni Ngawujudkeun Jabar Juara adalah sebuah langkah nyata peningkatan kinerja Kesbangpol pada era globalisasi selama ini. 

Kesbangpol Garda Terdepan Menjaga Keutuhan NKRI
Foto: Maman Suharman

INILAH, Kuningan - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbagpol) merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Untuk itu, diperlukan SDM yang mumpuni dalam setiap bidang. Program Harmoni Ngawujudkeun Jabar Juara adalah sebuah langkah nyata peningkatan kinerja Kesbangpol pada era globalisasi selama ini. 

Demikian dikatakan Kepala Kesbangpol Jabar Herry Hudaya usai Rakor Kesbangpol dengan seluruh OPD Kesbangpol kabupaten/kota se-Jawa Barat, di salah satu hotel berbintang di Kabupaten Kuningan, Selasa (25/2/2020).

Dia menjelaskan, Harmoni Ngawujudkeun Jabar Juara adalah upaya menyatukan gerak, semangat dan upaya dalam rangka mewujudkan Jabar Juara. Untuk itu, dikedepankanlah kearifan lokal. Program ini dikemas dalam empat program besar yaitu Rembug Jukung Sauyunan yang artinya melakukan koordinasi yang mendalam. Lalu, Program Jabar Welas Asih adalah bagaimana Jawa Barat menghormati nilai nilai kemanusian.

Ada lagi, Program Jaga Lembur yang artinya bagaimana masyarakat Jawa Barat bisa menjaga wilayahnya agar kondusif. Sedangkan, program Ngajegkeun Pangaweruh Politik merupakan upaya bagaimana memahami cara berdemokrasi dan memahami sistim politik yang benar. Sementara, Program Ngamumule Lemah Cai artinya bagaimana meningkatkan wawasan kebangsaan.

"Ini program Kesbangpol yang akan kita sinergikan dengan OPD Kesbangpol di seluruh Jawa Barat. Kearifan lokalnya kita usung, supaya NKRI tetap bisa kita jaga," ungkap Herry.

Terkait masalah penguatan kelembagaan, dia menilai saat ini kondisinya dalam era dinamika. Artinya, pemerintah saat ini dihadapkan pada kondisi saat ini yang terjadi di lapangan. Kesbangpol, lanjutnya, saat ini dihadapkan pada berbagai macam persoalan. Secara normatif, hari ini harus diubah dan disesuaikan dengan kebutuhan yang terjadi.

"Makanya, OPD Kesbangpol di kabupaten/kota harus diubah menjadi eselon II. Hal lainnya, penataan kelembagaan juga harus secara utuh dan ini harus ditunjang dengan pengisian SDM yang punya kapasitas," jelasnya.

Saat ini, pihaknya mendata beberapa bagian yang belum ada dan yang bisa menunjang kinerja Kesbangpol. Misalnya, posisi fungsional untuk analis ekonomi makro. Dia menehaskan, bagian tersebut sangat dibutuhkan. Namun, dikarenakan belum ada nantinya akan disiapkan. Hal ini sangat diperlukan, karena memang Kesbangpol harus diisi SDM mumpuni.

"Kalau ada bagian yang kita anggap perlu, ya kita buatkan. Kita siapkan orangnya, kita latih sampai dapat sertifikasi, baru kita tempatkan," kata Herry.

Dia menambahkan, nanti pihaknya akan menyiapkan SDM mumpuni yang akan diikuti setiap kota/kabupaten. Khususu untuk bagian itu, nantinya akan ada analis andal yang akan menunjang program tersebut. Tak hanya analis ekonomi, pada bagian itu akan ada analis intelejen, analis budaya, ekonomi makro, dan banyak lagi. 

"Sebagai lembaga penjaga NKRI, kita tentu harus didukung SDM yang mumpuni. Sekarang kan yang terjadi adalah fungsinya berjalan tapi wadah kami kadang tidak diakui. Itu kan persoalan serius. Sementara fungsi kami ini garda terdepan menjaga keutuhan NKRI," ujarnya. (Maman Suharman)


Editor : Doni Ramdhani