Polisi: Begal Viral di Bandung Ternyata Hoaks, Korban Takut Dimarahi Orang Tua

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi meminta masyarkaat tak langsung memepercayai jika ada video viral tentang pembegalan

Polisi: Begal Viral di Bandung Ternyata Hoaks, Korban Takut Dimarahi Orang Tua
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi

INILAHKORAN.ID - Polrestabes Bandung mengungkap sejumlah informasi dugaan begal yang sempat viral di media sosial ternyata tidak sesuai fakta. Salah satunya, seorang remaja yang mengaku dibegal setelah mengalami kecelakaan tunggal.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, pihaknya melakukan patroli siber untuk memantau berbagai laporan kejahatan yang beredar di media sosial.

“Di mana masyarakat melaporkan tentang kejahatan jalanan, tidak semuanya mengandung nilai kebenaran,” kata Dedi, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, kasus yang sempat viral itu bermula dari kecelakaan tunggal yang dialami seorang remaja. Karena takut dimarahi orang tuanya akibat motor rusak, korban mengaku menjadi korban begal.

“Anak ini adalah takut karena motornya rusak oleh orang tuanya, jadi mengaku begal. Hal itu menjadi viral seakan-akan Kota Bandung ini mencekam terhadap aksi kejahatan jalanan,” ujarnya.

Selain itu, Dedi juga menyinggung kasus penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia. Peristiwa itu sempat diviralkan sebagai aksi kejahatan jalanan.

“Setelah kita lakukan pendalaman, apa yang terjadi di masyarakat yang merupakan ‘Bandung mencekam’ dan lain sebagainya ini seluruhnya tidak benar,” tegasnya.


Editor : Ahmad Sayuti