Polsek Cisarua Masih Buru Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Dibungkus Karung di Jambudipa KBB
Polsek Cisarua masih memburu pelaku pembuang bayi perempuan dibungkus karung di Kampung Jambudipa RT 04/02, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua KBB
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah – Cisarua'>Polsek Cisarua masih memburu pelaku pembuang bayi perempuan dibungkus karung di Kampung Jambudipa RT 04/02, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Seperti diketahui, sesosok bayi perempuan dibungkus karung di sebuah gang dekat kandang sapi dan selokan ditemukan seorang warga pada Minggu 23 Oktober 2022 malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Saat ditemukan bayi dibungkus karung itu kondisinya masih terlihat ari-ari yang menempel dan luka lecet di bagian paha, namun kondisinya dalam keadaan sehat.
Kapolsek Cisarua, AKP Iim Abdurochim mengatakan, aksi pelaku sesaat sebelum membuang bayi tersebut sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
"Terlihat pelaku berjalan santai ketika masuk ke gang yang cukup sepi tersebut. Tapi, tanpa merasa berdosa pelaku itu meletakan karung berisi bayi dan meninggalkannya," katanya kepada wartawan.
Ia menyebut, jajaran kepolisian dari Polsek Cisarua saat ini tengah berupaya mencari pelaku dengan melihat bukti-bukti di lapangan.
Selain rekaman CCTV, jelas dia, sejumlah saksi mata dan warga juga dimintai keterangan untuk mendapatkan informasi yang bisa mengarah ke pelaku.
"Ada bukti awal dari CCTV dan masih kami selidiki. Mohon doanya agar siapa pelaku yang membuang bayi itu bisa segera ditangkap," ungkapnya.
Ia mengakui, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap bukti rekaman CCTV.
"Rekaman tersebut akan dicocokan dengan keterangan warga ataupun saksi mata sebelum kejadian," ujarnya.
"Melihat bukti rekaman aksi pembuangan bayi itu dilakukan Minggu 23 Oktober 2022 malam sekitar pukul 22.30 WIB," sambungnya.
Lebih jauh ia menuturkan, kronologis penemuan bayi dalam karung tersebut berawal dari seorang saksi yang mendengar adanya kegaduhan dari kandang sapi miliknya.
Mendengar kegaduhan itu, sambung dia, warga tersebut kemudian melakukan pengecekan karena khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan.
"Setelah dicek ternyata ada suara tangisan bayi perempuan di dalam sebuah karung," paparnya.
"Penemuan itu lalu dilaporkan oleh saksi ke pengurus RT dan RW setempat dan kemudian bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan itu diamankan," tambahnya.
Ia menambahkan, bayi tersebut akhirnya diputuskan untuk dirawat oleh pasangan suami istri Hendi Sobandar (40) dan Wiwi Widaningsih (37) yang merupakan warga setempat.
"Kebetulan pasangan tersebut sudah 12 tahun membina rumah tangga itu hingga kini belum memiliki momongan," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : Ahmad Sayuti

