Presiden Prabowo Subianto Disebut Bakal Lakukan Reshuffle Kabinet, Jazilul Fawaid: Saya Kok Melihat Pasti Sudah Ada Di Kantongnya Beliau
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengantongi daftar nama menteri yang akan terkena perombakan (reshuffle) kabinet.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengantongi daftar nama menteri yang akan terkena perombakan (Reshuffle) kabinet.
Meski demikian, Jazilul mengaku belum mengetahui kapan tepatnya reshuffle tersebut akan dilaksanakan.
"Saya kok melihat pasti sudah ada di kantongnya beliau. Tinggal kapan, momennya mungkin akan ada reshuffle," ujar Jazilul dikutip dari ANTARA.
Jazilul menambahkan bahwa jika Presiden Prabowo sudah mengindikasikan adanya menteri yang "dablek"—istilah yang merujuk pada sikap bandel atau keras kepala—maka besar kemungkinan sosok tersebut sudah diincar untuk diganti.
"Kalau Presiden sudah mengatakan ada yang dablek, saya yakin ada itu," tegasnya.
Lebih lanjut, Jazilul menegaskan bahwa perombakan kabinet adalah hak prerogatif presiden.
"Itu kewenangan Pak Prabowo sebagai presiden. Itu hak prerogatifnya, bisa mengganti para menterinya kapan saja," katanya.
Pernyataan ini sejalan dengan peringatan tegas yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto sehari sebelumnya, Rabu (5/2), kepada jajaran menteri dan kepala lembaga pemerintah.
Presiden memperingatkan bahwa mereka yang tidak bekerja dengan benar akan segera diganti.
"Rakyat menuntut Pemerintah yang bersih dan benar, yang bekerja dengan benar. Jadi, saya ingin tegakkan itu. Kepentingan hanya untuk bangsa, rakyat, tidak ada kepentingan lain, yang tidak mau bekerja benar-benar untuk rakyat, ya saya akan singkirkan," tegas Prabowo.
Prabowo menekankan bahwa dirinya tidak akan mentolerir pejabat negara yang "main-main" dalam menjalankan tugasnya.
"Kami tidak akan ragu-ragu bertindak. 100 hari pertama, ya. Saya sudah beri istilahnya peringatan berkali-kali. Sekarang, siapa yang bandel, siapa yang dablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat, pemerintah yang bersih, itu saya akan tindak!" tandasnya.
Dengan pernyataan tegas ini, publik kini menanti langkah konkret Presiden Prabowo dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional. Siapa saja menteri yang akan tergeser dari Kabinet Merah Putih, masih menjadi tanda tanya besar.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

