Preview Liverpool vs Bournemouth: Kudeta Lagi!

LIVERPOOL panik. Mereka dalam tekanan. Puncak klasemen kini di tangan Manchester City. "Tenang, kami akan rebut lagi," ujar bek Andrew Robertson.

Preview Liverpool vs Bournemouth: Kudeta Lagi!

LIVERPOOL panik. Mereka dalam tekanan. Puncak klasemen kini di tangan Manchester City. "Tenang, kami akan rebut lagi," ujar bek Andrew Robertson.

Dua hasil imbang menggoyahkan posisi Liverpool di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Tak terasa, mereka kini punya poin yang sama dengan sang rival, Manchester City.

Berturut-turut, skuat besutan Jurgen Klopp diimbangi Leicester City dan West Ham United. Alhasil, kini puncak klasemen dikuasai Man City.
Liverpool memang memiliki jumlah poin yang sama dengan Man City, yakni 62 poin. Tapi mereka kalah selisih gol. Untungnya, Liverpool punya jumlah laga lebih sedikit satu pertandingan ketimbang sang rival.

Peluang untuk mengkudeta lagi puncak klasemen terbuka lebar, akhir pekan ini. Liverpool akan menjamu Bournemouth di Anfield, Sabtu (9/2) malam WIB. Jelas, mereka begitu diunggulkan meraih poin sempurna.

Dan Andrew Robertson, meminta semua pihak tak mendramatisir situasi yang dialami timnya. Dia yakin betul, Liverpool akan kembali ke puncak seusai laga melawan Bournemouth di Anfield, Sabtu (9/2) malam WIB.

"Saya tidak akan mengatakan kegugupan. Orang-orang membicarakan tentang tekanan karena kita belum berada di posisi ini, tetapi ini bulan Februari. Semua orang perlu santai dan mencoba dan menikmati semuanya," tegas Robertson.

Hal yang sama diutarakan kiper Alisson Becker. Dia bahkan meyakini timnya bisa meraih gelar Liga Primer pertama sejak 29 tahun terakhir.

"Semua orang ingin memenangkan liga ini, tetapi di Liverpool fokus kami adalah memenangkan pertandingan dan tidak kehilangan poin," kata Alisson dikutip dari Goal.

Alisson bahkan tak mau memikirkan hasil-hasil yang diraih Man City. Dia ingin, rekan-rekannya menampilkan performa terbaik di lapangan.

"Kami tidak memikirkan Man City, kami memikirkan diri kami sendiri. Kami hanya memikirkan apa yang bisa kami lakukan dan bagaimana segala sesuatunya bergerak maju," lanjutnya.

"Saya benar-benar ingin memenangkan Liga Premier bersama Liverpool. Kami harus memenangkan pertandingan dan kami harus fokus pada lawan kami berikutnya."

Melawan Bournemouth, Liverpool harus tetap waspada. Mereka pernah membuat kejutan dalam dua laga sulit.

Bournemouth menggebuk West Ham 2-0, lalu Chelsea empat gol tanpa balas. Satu-satunya masalah, adalah faktor inkonsistensi di skuat besutan Eddie Howie itu.

Setelah dua kemenangan sensasional melawan West Ham dan Chelsea, Bournemouth malah takluk dua gol tanpa balas melawan Cardiff City.

HEAD TO HEAD

08/12/18: Bournemouth 0-4 Liverpool

14/04/18: Liverpool 3-0 Bournemouth

17/12/17: Bournemouth 0-4 Liverpool

05/04/17: Liverpool 2-2 Bournemouth

04/12/16: Bournemouth 4-3 Liverpool

 

LIMA LAGA TERAKHIR LIVERPOOL

04/02/19: West Ham 1-1 Liverpool

30/01/19: Liverpool 1-1 Leicester

19/01/19: Liverpool 4-3 Crystal Palace

12/01/19: Brighton 0-1 Liverpool

07/01/19: Wolves 2-1 Liverpool

 

LIMA LAGA TERAKHIR BOURNEMOUTH

02/02/19: Cardiff 2-0 Bournemouth

30/01/19: Bournemouth 4-0 Chelsea

19/01/19: Bournemouth 2-0 West Ham

13/01/19: Everton 2-0 Bournemouth

05/01/19: Bournemouth 1-3 Brighton

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Liverpool (4-3-3)

Alisson (GK) Robertson, Dijk, Matip, Alexander-Arnold (B) Milner, Handerson, Wijnaldum (T) Mane, Firmino, Salah (D)

Pelatih: Juergen Klopp

Bournemouth (4-4-1)

Boruc (GK) Smith, Cook, Ake, Daniels (B) Stanislas, Lerma, Surman, Fraser (T) King (ss) Solanke (D)

Pelatih: Eddie Howe

 


Editor : inilahkoran