Preview Lyon vs Barcelona: Azulgrana dalam Bahaya

BARCELONA tidak dalam performa terbaiknya jelang lawatan ke markas Lyon. Tapi, manajer Ernesto Valverde enggan patah arang.

Preview Lyon vs Barcelona: Azulgrana dalam Bahaya
Barcelona tidak dalam performa terbaiknya jelang lawatan ke markas Lyon.
BARCELONA tidak dalam performa terbaiknya jelang lawatan ke markas Lyon. Tapi, manajer Ernesto Valverde enggan patah arang.
 
Akhir-akhir ini, Barcelona seperti kehilangan greget. Mereka hanya meraih satu kemenangan dalam empat laga terakhirnya.
 
Barcelona hanya menang tipis 1-0 kala menjamu Real Valladolid di Camp Nou, Sabtu (16/2) lalu. Itu pun lewat eksekusi penalti Lionel Messi.
 
Kemenangan itu telah mengakhiri puasa kemenangan Los Azulgrana, yang hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Valencia, serta 1-1 ketika meladeni Real Madrid.
 
Valverde berusaha tenang. Dia meyakini, penampilan kurang oke di pentas domestik bakal memengaruhi usaha timnya menaklukkan tuan rumah Lyon dalam leg pertama babak 16 Besar Liga Champions, Rabu (20/2) dini hari WIB.
 
"Kadang Anda tidak bisa sangat brilian di setiap pertandingan, tapi saya kira kami siap untuk menampilkan permainan terbaik," katanya.
 
Berbeda dengan Valverde, bek Gerard Pique justru mewanti-wanti rekan satu timnya untuk bisa menaikkan intensitas permainan. Dia enggan timnya kembali gagal melangkah jauh di ajang Liga Champions.
 
"Kami harus tampil lebih baik lagi pada pertandingan Selasa (menghadapi Lyon), atau kami akan menderita. Jika kami tidak bisa bermain lebih baik dan bermain cepat atau menciptakan peluang, kami akan menjadi tim lemah," timpalnya.
 
Sejak tampil sebagai juara terakhir kalinya pada 2015, Barca selalu tersingkir pada babak perempat final. Kekalahan paling menyakitkan adalah saat disingkirkan AS
Roma, meski sempat unggul lebih dulu 4-1 pada pertemuan pertama. Sebaliknya, musuh kebuyutannya, Real Madrid, justru sukses merebut tiga gelar juara Liga Champions secara berurutan.
 
Demi memetik poin penuh, Barcelona tentu akan kembali mengandalkan ketajaman Lionel Messi. Penyerang asal Argentina, itu  mencetak tiga gol dalam empat penampilan melawan Lyon. Messi juga merupakan top scorer sementara Barcelona di semua kompetisi musim ini dengan torehan 30 gol. Dialah ancaman terbesar buat Lyon.
 
Di sisi lain, Lyon berbekal rekor yang sangat buruk melawan Barcelona. Dalam enam pertemuan sebelumnya, Lyon hanya mampu meraih dua hasil imbang dan dipaksa menelan empat kekalahan.
 
Kedua tim terakhir kali bertemu pada babak 16 Besar musim 2008/09. Ketika itu, Barcelona menang agregat 6-3.
 
Lyon butuh semua pemain terbaiknya untuk laga berat melawan Barcelona. Namun sayang Lyon harus kehilangan Nabil Fekir, kapten sekaligus salah satu pemain tertajam mereka.
 
Fekir, yang sudah mencetak 11 gol untuk Lyon musim ini, absen di leg pertama kontra Barcelona akibat skorsing.
 
Tanpa Fekir, Lyon berharap banyak pada Moussa Dembele di lini depan mereka. Dembele, yang juga sudah mengemas 11 gol di semua kompetisi musim ini, sedang berada dalam form yang cukup bagus - mencetak lima gol dalam delapan penampilan terakhirnya.
 
Memphis Depay, yang sudah menyumbang enam gol dan 12 assist untuk Lyon musim ini, juga bisa menjadi ancaman buat Barcelona. 


Editor : inilahkoran