INILAH, Bandung - Laboratorium Klinik Prodia terus menginisiasi generasi milenial untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini. Sejauh ini, data yang dimiliki lembaga pemeriksa kesehatan itu menunjukkan warga berusia 35-50 tahun merupakan peringkat tertinggi.
“Untuk generasi milenialnya, itu hanya 30%. Mereka berusia 20-40 tahun. Sebenarnya. Pemeriksaan general chek up ini bisa dilakukan sejak dini. Tidak harus menunggu harus sakit dulu baru periksa,” kata Marketing Communications Manager Prodia Reskia Dwi Lestari, Rabu (27/3/2019).
Menurutnya, para generasi milenial itu cenderung belum menerapkan gaya hidup sehat. Padahal, asupan makanan dan minuman ke dalam tubuh itu memiliki konsekuensi terhadap kesehatan. Gaya hidup seseorang itu diakuinya menentukan derajat kesehatannya.
Beberapa waktu lalu, pihaknya menggelar Prodia Healthy Fun Festival. Kampanye kesehatan ini digelar untuk tahun ketiga yang digelar di lima kota besar. Awalnya, ajakan ini dibuka di Yogyakarta kemudian berlanjut ke Bandung, Surabaya, Medan, dan ditutup di Jakarta.
“Di Bandung, acara #LetsCheckUp ini berlangsung di Cihampelas Walk. Di sana, kita memberikan pemeriksaan gratis kepada 1.750 orang secara gratis. Tes kesehatan yang dilakukan yakni pemeriksaan gula darah, fungsi hati, dan kolesterol. Antusiasnya lumayan tinggi,” jelasnya.
Reskia menyebutkan, generasi milenial yang melakukan general medical check-up itu kebanyakan memeriksa terkait risiko obesitas dan risiko diabetes. Dia mengakui, risiko kesehatan itu tergantung gaya hidup yang diterapkan sesesorang. Terlebih, kehidupan generasi milenial yang sangat dinamis itu tak jarang membuat mereka mengabaikan kesehatan.
“Dari data pelanggan kami, kebanyakan mereka merupaka rujukan dari dokter. Angkanya sekitar 35%. Itu artinya mereka melakukan pemeriksaan kesehatan sesudah sakit. Padahal, check-up medis itu bisa dilakukan sejak dini,” katanya lagi.
Di bidang strategi bisnis, dia menuturkan pada 2019 ini pihaknya tidak ada rencana pembuakan outlet mandiri di kawasan Jabar. Terakhir, pada 2018 lalu Prodia membuka cabang di Sukabumi. Kalau pun nantinya ada pembukaan outlet, Rieska mengaku itu merupakan outlet yang bergabung dengan dokter atau rumah sakit tertentu.
“Untuk pembukaan outlet mendiri, tahun ini kita belum ada rencana,” tambah Rieska.