Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Ulama Pimpinan Gontor yang Pidatonya Sentil Prabowo

Profil KH Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Gontor yang pidatonya sentil Prabowo Subianto. Simak isi nasihat tegas ulama intelektual ini yang viral di medsos.

Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Ulama Pimpinan Gontor yang Pidatonya Sentil Prabowo
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Ulama Pimpinan Gontor yang Pidatonya Sentil Prabowo

INILAHKORAN.ID - Sosok Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menjadi sorotan hangat dan perbincangan publik di media sosial.

Hal ini terjadi setelah potongan pidato dan nasihat tegasnya yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto viral serta mendapat beragam respons dari warganet.

​Berdasarkan narasi yang beredar di platform media sosial, publik mengapresiasi keberanian ulama intelektual tersebut dalam menyampaikan pesan serta pengingat langsung kepada penguasa (umara).

​Isi Pesan dan Nasihat KH Hasan Abdullah Sahal

​Dalam cuplikan pidato yang disorot warganet, K.H. Hasan Abdullah Sahal menekankan pentingnya peran ulama sebagai pengingat moral bagi para pemimpin.

​Salah satu poin nasihat mendalam yang dikutip dan ramai dibahas publik di antaranya berbunyi:

​"Tidak ada kalo Allah sudah membenci seseorang tidak mungkin ada orang mencintainya."

​Sikap lugas tersebut dinilai warganet sebagai bentuk keberanian dan ketegasan ulama pesantren dalam menjalankan fungsinya menyampaikan kebenaran.

​Profil Singkat KH Hasan Abdullah Sahal

​K.H. Hasan Abdullah Sahal merupakan salah satu kiai dan pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Beliau dikenal sebagai figur ulama yang disegani, berwawasan luas, serta konsisten dalam memperjuangkan pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di Indonesia.

​Gontor sendiri merupakan salah satu pesantren modern tertua dan terbesar di Indonesia yang dikenal melahirkan banyak tokoh intelektual, ulama, hingga pemimpin bangsa.


Editor : Firda Rachmawati