INILAH, Bandung - Ketua Umum Viking Persib Club, Herru Joko mengucapkan rasa syukur dengan keputusan PSSI yang mencabut hukuman kepada bobotoh yang merupakan suporter Persib Bandung.
Surat keputusan tentang implementasi keputusan Komisi Banding PSSI No. 09/KEP/KB/LIGA-1/XI/2018 itu tertulis, segala larangan yang sempat dijatuhkan kepada Bobotoh tidak akan berlaku di kompetisi Liga 1 2019 mendatang.
"Menyatakan bahwa keputusan Komisi Banding no.09/KEP/KB/LIGA-1/XI/2019: tentang hukuman terhadap supporter Persib Bandung, Tidak dapat dilaksanakan," tulis surat tersebut.
"Alhamdulillah karena identitas penting buat kita. Seperti baju, assesoris, itu kan jiwa bukan sekadar baju. Alhamdulillah dan patut disyukuri," ungkap Herru di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (1/3/2019).
Herru berharap pencabutan sanksi itu tak lantas membuat Bobotoh jemawa hingga kembali melakukan kesalahan. Sebaliknya sanksi yang sebelumnya dijatuhkan dijadikan cerminan untuk menjadi lebih baik.
"Dari kejadian itu masyarakat dan Bobotoh semua harus paham bahwa kita harus meninggalkan yang tidak bagus yang membuat kita di denda lagi," tuturnya.
Herru semakin senang lantaran saat ini kampanye anti rasis sudah mulai digalakkan. Tak hanya oleh suporter namun juga dibantu oleh para pesepak bola seperti halnya Kapten Arema FC, Hamka Hamzah.
"Bobotoh juga harus malu sama pemain Persib. Kemarin permintaan maafnya lewat video bagus, itu penting karena sepak bola adalah pemersatu yang lebih baik dan lebih intens dengan gerakan-gerakan lagi," katanya.