PWSC Ngotot Pengelolaan SPAM Tetap DiIakukan PT SGC
Warga perumahan Sentul City yang tergabung dalam Persatuan Warga Sentul City (PWSC) mendatangi Kantor PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC). Kedatangan mereka untuk beraudiensi agar pelayanan sambungan air, pembuangan sampah, perawatan fasilitas umum maupun sosial lainnya tetap dilakukan anak perusahaan PT Sentul City Tbk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Babakan Madang - Warga perumahan Sentul City yang tergabung dalam Persatuan Warga Sentul City (PWSC) mendatangi Kantor PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC). Kedatangan mereka untuk beraudiensi agar pelayanan sambungan air, pembuangan sampah, perawatan fasilitas umum maupun sosial lainnya tetap dilakukan anak perusahaan PT Sentul City Tbk.
"Saya beli rumah kepada pihak Sentul City dan menaati peraturan serta membayar Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan Lingkungan (BPPL) hingga menolak apabila pengelolaan fasilitas sosial dan fasilitas umum dikelola pihak lain ataupun Pemkab Bogor," kata Natalia warga cluster Bukit Golf Hijau kepada wartawan, Jumat (6/9/2019).
Dia menjelaskan, mayoritas warga memilih fasilitas sosial dan fasilitas umum tetap dikelola PT SGC. Sebab, selama ini dirinya puas terhadap layanan yang diberikan.
"Selama ini jalanan mulus, taman terawat, layanan sambungan air lancar, kondisi aman dan lainnya karena PT SGC telah melaksanakan tugasnya, kewajiban warga jelas membayar BPPL. Kalau yang tidak mau membayar BPPL ke PT SGC silahkan buat perumahan sendiri," sambungnya.
Mengenai ada warga perumahan Sentul City lainnya yang melakukan aksi demonstrasi dan meminta Pemkab Bogor melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil alih pengelolaan sistem penyediaan air mineral (SPAM) itu diakuinya tidak mewakili suara seluruh warga.
"Yang melakukan aksi demonstrasi itu hanya segelintir orang saja dan mungkin tidak ada kerjaan, saya meminta mereka untuk menaati aturan yang sudah disepakati sebelumnya," tutur Natalia.
Amir, warga Cluster Equator Perumahan Sentul City lainnya juga mengaku tidak setuju jika pengeloaan fasilitas sosial maupun fasilitas umum dikelola Pemkab Bogor maupun pihak ketiga yang mengaku berhak mengelola.
"Kami minta pengelolaan fasilitas sosial maupun fasilitas umum tidak dikelola oleh pengurus RW maupun Pemkab Bogor. Warga perumahan Sentul City menyatakan no way jika pengelolaan perumahan kami dikelola selain PT SGC," tegas Amir.
Direktur Operasional PT SGC Jonni Kawaldi menyatakan, aspirasi PWSC yang beranggotakan mayoritas penghuni Perumahan Sentul City ini akan disampaikan ke pihak Pemkab Bogor.
"Kami segera akan sampaikan aspirasi PWSC ini ke Pemkab Bogor. Nanti, apa pun keputusan pemerintah daerah pihak manakah yang akan mengelola fasilitas sosial maupun fasilitas umum di perumahan Sentul City itu maka kami akan menerima sepenuhnya," tukas Jonni. (Reza Zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

