Rakerda DPD PDI Perjuangan Jabar Amanatkan Ono Surono Maju di Pilgub 2024

Setelah menggodok sekian nama, akhirnya rapat kerja daerah (Rakerda) IV dan V DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengamanatkan Ono Surono untuk maju menjadi calon gubernur (Cagub) di kontestasi pemilihan gubernur dan wakil (Pilgub) Jabar 2024.

Rakerda DPD PDI Perjuangan Jabar Amanatkan Ono Surono Maju di Pilgub 2024
Setelah menggodok sekian nama, akhirnya rapat kerja daerah (Rakerda) IV dan V DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengamanatkan Ono Surono untuk maju menjadi calon gubernur (Cagub) di kontestasi pemilihan gubernur dan wakil (Pilgub) Jabar 2024./Yuliantono

INILAHKORAN, Bandung - Setelah menggodok sekian nama, akhirnya rapat kerja daerah (Rakerda) IV dan V DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengamanatkan Ono Surono untuk maju menjadi calon gubernur (Cagub) di kontestasi pemilihan gubernur dan wakil (Pilgub) Jabar 2024.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ketut Sustiawan mengatakan, dari hasik Rakerda IV dan V yang dilaksanakan di Kota Cirebon pada Kamis 27 Juni 2024, disepakati bahwa seluruh kader meminta Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono untuk maju di Pilgub 2024.

"Maka dengan memperhatikan suara arus bawah kader partai, kesungguhan beliau dalam bersosialisasi serta respon dukungan masyarakat, kami mengusulkan Bapak Ono Surono, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat untuk menjadi Calon Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat periode 2024/2029," kata Ketut dalam keterangan resmi, Jumat 28 Juni 2024.

Dalam Rakerda tersebut lanjut Ketut, turut disosialisasikan hasil Rakernas V. Dimana salah salah satunya memperkuat konsolidasi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Dalam Pilkada serentak 2024 imbuh dia, diperlukan sinergitas guna memenangkan kontestasi tersebut baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, melalui semangat gotong royong.

“Salah satu yang ditekankan di Rakernas adalah, PDI Perjuangan harus menang total di Pilkada 2024. Pada pilkada sebelumnya kita berhasil di 50 persen. Mudah-mudahan dengan semangat yang masih membara kita bisa memenangkan mayoritas pilkada di Indonesia termasuk di Jawa Barat,” ucapnya.

Sementara Bendahara DPD PDI Perjuangan Jabar Ineu Purwadewi Sundari menyampaikan, dalam Rakerda ini pihaknya juga menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi rakyat Indonesia akhir-akhir ini.

Salah satunya adalah dengan meminta pemerintah daerah meninjau ulang sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang banyak merugikan calon siswa salah satunya adalah dengan menghapus sistim zonasi.

"Tentu ini merugikan terutama bagi siswa yang jauh dari lokasi sekolah. Kami meminta agar pemerintah membuat sistem PPDB yang efektif dan efisien secara keseluruhan prosesnya termasuk kesiapan sarana dan prasarana juga pemerataan pembangunan unit sekolah baru," beber Ineu.

Selain itu, PDI Perjuangan mendorong pembentukan kelompok usaha pertanian, peternakan, UMKM dan lembaga seperti koperasi atau yayasan yang dikelola oleh kader partai untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Pihaknya, juga menginstruksikan seluruh kader untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pemberantasan Bank Emok, pinjaman online dan judi online, dengan memberikan edukasi dan mencarikan solusi, misalnya membangun kerjasama dengan pegadaian dan atau bank pemerintah dengan syarat yang dipermudah.

"PDI Perjuangan mendorong menghidupkan koperasi yang ada di masyarakat. Terutama koperasi yang memenuhi kebutuhan pokok rakyat sehingga tidak mudah terbebani oleh biaya inflasi atas komoditas tersebut," tuturnya.

Tak hanya itu kata Ineu, negara ini pun dihadapkan dengan permasalahan pangan. Dia memandang harus ada gerakan maupun tindakan dari partai untuk bisa menghadapi krisis pangan dan menangani harga sembako yang makin merangkak. 

“Semua yang kami bahas di Rakerda ini tentunya berujung kepada kesejahteraan rakyat Jawa Barat,” tandasnya. ***


Editor : JakaPermana