INILAHKORAN, Cimahi - Prof. Dr.
Agus Subagyo kini resmi menjabat
Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (
Unjani) periode 2025-2029 menggantikan Prof. Hikmahanto Juwana.
Pada momen serah terima jabatan (sertijab) yang dilaksanakan di Auditorium Unjani tersebut juga turut dihadiri sejumlah kepala daerah, seperti Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb dan lainnya.
Usai resmi menjabat, Agus Subagyo pun memaparkan sejumlah target selama dirinya menjadi Rektor Unjani, salah satunya menargetkan mahasiswa yang masuk ke Unjani hingga 40 ribu dalam beberapa tahun ke depan.
Sebab, jumlah mahasiswa Unjani saat ini mencapai 25 ribu orang dari yang sebelumnya hanya sebanyak 12 ribu.
"Program pertamanya usai menjabat Rektor Unjani, yakni melanjutkan visi dan program yang telah dirintis oleh Prof. Hikmahanto Juwana," kata Agus usai kegiatan, Kamis 10 April 2025.
"Kita juga akan mengevaluasi apa yang masih kurang dan mengupayakan optimalisasi lebih lanjut," sambungnya.
Menurutnya, salah satu fokus utama Unjani ke depan adalah meningkatkan jumlah program studi yang memiliki akreditasi unggul hingga ke tingkat internasional.
"Saat ini, 34 persen program studi di Unjani telah memperoleh akreditasi unggul dan target selanjutnya meraih akreditasi internasional," tuturnya.
Untuk mencapai target tersebut, sambung Agus, berbagai tantangan pun pasti bakal dihadapi, salah satunya semakin banyaknya perguruan tinggi asing yang masuk ke Indonesia dan tentunya menjadi pesaing bagi perguruan tinggi dalam negeri.
"Kompetisi perguruan tinggi saat ini sangat luar biasa. Banyak perguruan tinggi asing yang masuk ke Indonesia, ini menjadi tantangan bagi kita," bebernya.
Tak cuma itu, Agus juga menyoroti kebijakan perguruan tinggi negeri (PTN) yang kini tak hanya mengandalkan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), namun juga membuka jalur mandiri dengan kuota yang semakin besar setiap tahunnya.
"Dengan kuota yang setiap tahun bertambah, ini juga tantangan buat Unjani sebagai perguruan tinggi swasta," ujarnya.
Kendati demikian, ungkap Agus, untuk menghadapi persaingan tersebut pihaknya menekankan bahwa Unjani memiliki nilai pembeda dibandingkan perguruan tinggi lain.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa. Soft skill dan etika menjadi pembeda lulusan Unjani dengan yang lainnya," tegasnya.
Agus menyebut, Unjani memiliki slogan 'Disiplin, Loyal, dan Santun', yang diharapkan menjadi ciri khas lulusan Unjani dan membedakannya dengan lulusan perguruan tinggi lain.
"Itu yang diharapkan menjadi identitas lulusan Unjani di dunia kerja," tandasnya.
Ketua Yayasan Kartika Eka Paksi Unjani, Letjen TNI (Purn.) Dr. Tatang Sulaiman, mengungkapkan target tersebut merupakan kelanjutan dari pencapaian yang telah dirintis oleh Rektor sebelumnya.
"Kami berharap ke depan Unjani bisa mencapai angka 40 ribu mahasiswa. Ini sangat memungkinkan karena pembangunan gedung baru akan selesai tahun ini," kata Tatang.
Selain pembangunan fisik, Tatang menuturkan, Unjani juga bakal memanfaatkan fasilitas Information and Communication Technology (ICT) untuk menunjang penambahan jumlah mahasiswa.
Menurutnya, yayasan sebagai badan penyelenggara memiliki misi menjadikan Unjani sebagai universitas yang unggul, besar, dan maju. Visi tersebut telah mulai terwujud bersama Prof. Hikmahanto Juwana.
"Unggul sudah kita raih di akhir 2024. Untuk menjadi universitas yang maju, indikatornya jelas, seperti peningkatan jumlah mahasiswa, akreditasi yang unggul, serta pengembangan program studi baru," katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan menjadi universitas besar berarti jumlah fakultas dan program studi semakin banyak, serta jumlah mahasiswa terus meningkat.
Di hari pertamanya menjabat, Tatang mengatakan bahwa Prof. Agus Subagyo sudah mulai menjalin kerja sama dengan universitas lain.
"Saya pikir ini adalah sesuatu yang bisa dicapai," tandasnya.*** (agus satia negara)