RHB Dicopot, Buntut Tindakan Algojo DPP PKB Akibatkan Kader Keluar dari PKB Kabupaten Cirebon
R Hasan Basori (RHB) dicopot dari posisi Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon. Keputusan DPP PKB itu menimbulkan kekecewaan para kader PKB Kabupaten Cirebon.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - R Hasan Basori (RHB) dicopot dari posisi Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon. Keputusan DPP PKB itu menimbulkan kekecewaan para kader PKB Kabupaten Cirebon.
Kader senior PKB Kabupaten Cirebon Toto Sumlang Abdullah mengatakan, mekanisme DPP PKB yang mencopot RHB itu dinilainya tidak mendidik dan terkesan hanya menindas kader yang ada di bawah saja.
Menurutnya, bukannya dia tidak suka dengan Jamil Abdul Latief yang menggantikan posisi RHB di DPC PKB Kabupaten Cirebon. Namun, jika sistem yang diterapkan melanggar AD/ART partai itu maka tidak menutup kemungkinan ke depannya bisa terulang kembali.
"Saya bukannya tidak suka dengan Jamil, tapi mekanisme DPP ini yang tidak mendidik. Justru menindas kader yang sedang serius berjuang malah dieksekusi algojo DPP PKB," kata Toto, Rabu 5 April 2023.
Ia menejelaskan, tidak ada partai di Indonesia yang ketika ada Muscab peserta pemilihnya bukan DPAC sesuai AD/ART kecuali di PKB. Lalu, hanya di PKB ada ketua DPC diganti di tengah perjalanan atau dipecat tanpa keterangan atau alasan yang jelas apa kesalahannya.
"Artinya ketua DPC pada saat ini buatan ketum atau DPP. Jadi nantinya kalau suatu saat melakukan kesalahan, ketum lah orang yang paling bertanggung jawab," ungkapnya.
Toto melanjutkan, sebenarnya, RHB setelah diangkat menjadi ketua DPC, langsung mulai merapikan barisan untuk bekerja keras membenahi partai yang sebelumnya penuh dengan kekurangan-kekurangan dari segala sektor. RHB, katanya, patuhi semua petunjuk DPW dan semua aturan yang dibuat DPP.
"Eeh tiba-tiba diberhentikan tanpa alasan jelas. Saya sebagai kader PKB yang sudah malang melintang selama puluhan tahun mendengar kabar pergantian ini. Ini ada masalah apa sebetulnya," jelasnya.
Ia pun mempertanyakan, kapan orang-orang DPP bisa mengenal kader-kader yang ada di kampung-kampung. Mereka hanya bisa bikin aturan yang kemudian aturan itu mereka langgar sendiri.
"Untuk itu, saya menyatakan keluar dari posisi ketua dewan syuro DPAC PKB Kecamatan Pabuaran dan keluar pula dari keanggotaan Partai Kebangkitan Bangsa," tukasnya.*** (maman suharman)
Editor : Doni Ramdhani

