Buntut RHB Diganti, 34 DPAC PKB Ancam Geruduk DPP
Mereka meragukan kepemimpinan Jamil Abdul Latief yang menggantikan RHB. Bahkan, 34 DPAC PKB mengancam bakal menggeruduk Kantor DPP PKB Kabupaten Cirebon.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Buntut digantinya R Hasan Basori (RHB) dari Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, membuat para DPAC di daerah ini geram.
Mereka meragukan kepemimpinan Jamil Abdul Latief yang menggantikan RHB. Bahkan, 34 DPAC PKB mengancam bakal menggeruduk Kantor DPP PKB Kabupaten Cirebon.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPAC PKB Kecamatan Gegesik, Yusuf Ali. Dia mengaku, 33 DPAC PKB lainnya memiliki pandangan dan sikap yang sama terkait dinamika yang terjadi di internal partai. Hal itu diperkuat saat rapat pleno pergantian ketua DPC PKB dari RHB ke Jamil Abdul Latief. Otomatis gejolak partai semakin memuncak.
"Dalam rapat pleno tidak di hadiri oleh DPP dan DPW. Sehingga menjadi janggal serta tidak ada penjelasan tentang penyebab terjadinya pergantian ketua DPC. Ini terkesan dipaksakan dan membuat orang takut masuk ke PKB," ungkapnya, Senin (10/4/2023).
Ia mengaku, sebagai pengurus DPAC pihaknya sangat menghormati keputusan DPP PKB. Tapi adanya keputusan DPP yang tanpa ada alasan mengganti RHB, membuat kaget dan menjadi gaduh di internal partainya. Atas dinamika tersebut, dirinya merasa, program yang telah tertata dengan baik menjadi rusak.
"Jamil Abdul Latief itu gagal saat Pileg 2019. Artinya, mana bisa dia menahkodai PKB Kabupaten Cirebon yang demikian besar. Perlu pengalaman dan jam terbang yang cukuplah," jelasnya.
Hal sama disampaikan Ketua DPAC PKB Kecamatan Losari, Asrori. Pihaknya mengaku terkejut ketika mengetahui adanya pergantian ketua DPC PKB. Sebab, selama ini sebagai ketua DPC, RHB sangat dekat dengan kepengurusan bawah baik tingkat DPAC maupun tingkat DPART. Bahkan, intruksi dan program dari DPW dan DPP selalu dikomunikasikan dan dikerjakan bersama.
"Maka kami dari pengurus DPAC Losari bersama 33 DPAC lainnya akan bergerak ke DPW mempertanyakan dasar pergantian ketua Kang Hasan Basori. Alasannya juga tidak jelas, kenapa RHB bisa diganti," ancam Asrori.
Ia pun mengaku, secara pribadi dirinya tidak paham dengan sosok Jamil. Baik secara personal ataupun terkait prestasi yang dicapainya. Namun secara pribadi dirinya tidak ada masalah dengannya, dan menghormati yang bersangkutan. Hanya saja untuk saat ini kurang tepat untuk melakukan pergantian ketua DPC PKB.
"Mereka yang di bawah setelah saya tanyakan, ogah ikut berjuang. Bahkan mereka mengancam terkait situasi pileg tahun depan. Ini kan harusnya patut diwaspadai," tukasnya. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

