Internal DPC PKB Kabupaten Cirebon Kisruh, Rekomendasi Pimpinan Definitif Belum Muncul

Paripurna penetapan pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon, sampai saat ini masih belum dilakukan. Hal itu karena DPC PKB Kabupaten Cirebon, belum juga mau menyetorkan nama yang akan di rekomendasikan menjadi unsur pimpinan. 

Internal DPC PKB Kabupaten Cirebon Kisruh, Rekomendasi Pimpinan Definitif Belum Muncul
Kondisi tersebut mengisyaratkan di internal PKB Kabupaten Cirebon diduga sedang ada masalah. Partai pemilik 9 kursi ini dinilai sedang tidak baik-baik saja. Informasi lainnya menyebutkan, rekomendasi tersebut kabarnya sudah keluar dari DPP, atas nama Darusa dan Hasan Basori.

INILAHKORAN, Cirebon - Paripurna penetapan pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon, sampai saat ini masih belum dilakukan. Hal itu karena DPC PKB Kabupaten Cirebon, belum juga mau menyetorkan nama yang akan di rekomendasikan menjadi unsur pimpinan. 

Kondisi tersebut mengisyaratkan di internal PKB Kabupaten Cirebon diduga sedang ada masalah. Partai pemilik 9 kursi ini dinilai sedang tidak baik-baik saja. Informasi lainnya menyebutkan, rekomendasi tersebut kabarnya sudah keluar dari DPP, atas nama Darusa dan Hasan Basori.

Ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada Darusa, secara tersirat memang mengakui ada persoalan internal di tubuh PKB Kabupaten Cirebon. Tapi menurutnya, hal tersebut adalah persoalan biasa. Dirinya enggan berpolemik, karena sebagai petugas partai harus tunduk kepada keputusan partai.

"Memang sejak pimpinan sementara, saya ditunjuk partai. Tapi untuk definitif saya serahkan semuanya kepada keputusan partai. Saya tidak mau berpolemik dan saya serahkan sepenuhnya kepada keputusan partai," ungkapnya, Kamis 3 Oktober 2024.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon Abdul Muiz Syarozie, menyebutkan DPP PKB telah mengeluarkan arahan untuk mengadakan rapat internal guna menetapkan pimpinan definitif. Rapatnya pun sudah digelar sejak dua bulan lalu.
Namun anehnya, sampai awal Oktober, usulan pimpinan definitif belum diserahkan.

"DPP sudah merekomendasikan untuk mengadakan rapat guna menentukan komposisi pimpinan definitif, termasuk AKD. Kenapa tiba-tiba ada informasi bahwa usulan pimpinan definitif DPRD tersebut belum diserahkan. Padahal, SK dari DPP sudah ada," ungkapnya.

Ia menduga ada intervensi dari pihak luar yang ingin mengendalikan DPC PKB Kabupaten Cirebon. Muiz juga menyinggung adanya kemungkinan pengaruh eksternal yang turut memperumit situasi. Ini terlihat karena meskipun DPP sudah merekomendasikan nama-nama, tapi pimpinan definitif belum juga ditetapkan.

"Nama-nama sudah direkomendasikan oleh DPP, dan SK-nya sudah keluar. Tapi kenyataannya nama-nama tersebut belum diserahkan. Ini menunjukkan bahwa ada masalah di internal DPC PKB Kabupaten Cirebon,” ucapnya.

Sayangnya, sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, Jamil Abdul Latief. Beberapa kali di hubungi lewat pesan dan telepon WhatsApp, tidak merespon. 


Editor : Doni Ramdhani