Ribuan Polisi Terjun ke Jalan, Ini Titik dan Target Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Dua pekan ke depan Polda Jabar menggelar operasi keselamata lodaya dengan sasaran pelanggar lalu lintas ribuan polisi di sebar di titik rawan kecelakaan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polda Jabar resmi menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi ini digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jabar dengan sasaran utama menekan potensi pelanggaran serta angka kecelakaan lalu lintas menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Lodaya 2026 akan memprioritaskan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Irwasda Polda Jabar Kombes Pol Benny Subandi mengatakan sasaran penindakan meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat berkendara, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, kendaraan tidak laik jalan, hingga pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan.
“Operasi ini tidak hanya menitikberatkan pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, serta pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan,” ujar Benny.
Operasi akan difokuskan pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan kecelakaan, rawan pelanggaran, dan rawan kemacetan.
Di antaranya jalur nasional, jalur provinsi, kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi, kawasan wisata, serta titik-titik dengan aktivitas masyarakat yang meningkat, khususnya pada jam-jam padat lalu lintas.
Sebanyak 2.606 personel diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 480 personel Satgas Polda Jabar dan 2.126 personel Satgasres di jajaran Polres. Seluruh personel akan digelar secara proporsional sesuai karakteristik kerawanan di masing-masing wilayah.
Operasi Keselamatan Lodaya 2026 menjadi tahapan awal untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sebelum masuk ke pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
“Melalui operasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas meningkat sehingga dapat menekan angka kecelakaan dan menciptakan rasa aman serta nyaman di jalan raya,” ujarnya.
Polda Jabar menegaskan seluruh pelaksanaan operasi dilakukan dengan mengedepankan prinsip humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan, sejalan dengan komitmen Polri dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib.
Editor : Ahmad Sayuti

