Ribuan Warga Arjasari Kabupaten Bandung Terima Bantuan Pangan Bulog

Sebanyak 1.442 kepala keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras, dan 4 kilogram minyak goreng dari Bulog alokasi Februari dan Maret 2026

Ribuan Warga Arjasari Kabupaten Bandung Terima Bantuan Pangan Bulog
Sebanyak 1.442 kepala keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras, dan 4 kilogram minyak goreng dari Bulog alokasi Februari dan Maret 2026

INILAHKORAN.ID - Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan Pangan Cadangan beras Pemerintah di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (23/5/2026).

Sebanyak 1.442 kepala keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras, dan 4 kilogram minyak goreng alokasi Februari dan Maret 2026.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang menyasar 33,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Untuk di Arjasari ini, satu desa terdapat 1.442 kepala keluarga yang mendapat bantuan. Hari ini sudah masuk gelombang kedua, dan mudah-mudahan selesai seluruhnya,” kata Ahmad Rizal Ramdhani.

Sejak pagi, ratusan warga terlihat memadati lokasi penyaluran bantuan dengan membawa surat undangan dari Dinas Sosial, kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga bagi penerima yang diwakilkan anggota keluarga lainnya.

Bantuan pangan tersebut, diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desil 1 hingga 3 berdasarkan data dari Dinas Sosial masing-masing daerah. Program bantuan pangan, sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Bantuan ini diharapkan memberikan stimulus kepada saudara-saudara kita, dan meringankan dampak tekanan ekonomi global yang sedang terjadi saat ini,” ucapnya.

Bulog juga memastikan seluruh data penerima bantuan telah melalui proses verifikasi agar penyaluran tepat sasaran.
“Semua penerima bantuan, merupakan masyarakat Desil 1 sampai 3 berdasarkan data Dinas Sosial masing-masing daerah. Data tersebut, kemudian kami cross check melalui aplikasi bantuan pangan Bulog agar semuanya terdata dengan baik sampai pusat,” ujar dia.

Selain menyalurkan bantuan pangan, Bulog memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman. Ahmad menyebut, cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog saat ini mencapai sekitar 5,37 juta ton atau tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

“Masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu, stok kita banyak dan diperkirakan bisa bertahan sampai bulan Maret-April tahun depan,” jelasnya.

Khusus di Jawa Barat, stok beras saat ini mencapai sekitar 845 ribu ton. Jawa Barat juga menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional, sekaligus pemasok beras ke sejumlah wilayah lain seperti Riau dan Natuna.

Di sisi lain, Bulog terus mengoptimalkan penyerapan gabah petani sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026 dengan harga pembelian Rp6.500 per kilogram.
“Gabah dibeli Bulog Rp6.500 di pinggir sawah. Namun dengan catatan harus dalam masa usia panen agar kualitas gabah tetap baik,” ujar dia.

Dalam proses penyerapan gabah, Bulog juga melibatkan para tengkulak yang kini diarahkan menjadi transporter untuk mengangkut gabah ke penggilingan mitra Bulog. “Tugas tengkulak sekarang, menjadi transporter mengangkut gabah ke penggilingan mitra Bulog. Mereka mendapatkan kompensasi sekitar Rp200 per kilogram,” tandasnya.


Editor : Ahmad Sayuti