Robert Alberts Heran, Jadwal Kick-off di Saat Orang Tidur

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts keberatan laga melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (28/11), digelar pukul 21.45 WITA atau 20.45 WIB. 

Robert Alberts Heran, Jadwal Kick-off di Saat Orang Tidur
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Muhammad Ginanjar)

INILAH, Bandung- Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts keberatan laga melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (28/11), digelar pukul 21.45 WITA atau 20.45 WIB. 

Robert mengatakan jadwal tersebut tak baik bagi pesepak bola. Sebab seharusnya pada jam itu, para pemain atau orang-orang-orang pada umumnya diharuskan beristirahat. 

"Waktu kick off besok dilakukan pada waktu orang-orang normalnya akan tidur. Bagi saya, ini waktunya berada di tempat tidur karena ini kick off yang sangatlah terlambat," ujar Robert di VVIP Room Bali United Cafe, Gianyar, Bali, Rabu (27/11).

Menurut pengalamannya, dalam jam tersebut orang-orang sangat membutuhkan istirahat. Tujuannya hanya untuk memulihkan organ-organ di dalam tubuh yang sudah bekerja pada pagi hari. 

"Mungkin orang-orang tidak tahu, ada yang namanya waktu biologis manusia untuk beraktivitas. Ketika tidur, badan bereaksi di waktu yang tertentu untuk memulihkan organ-organ di dalam tubuh dan pada pagi hari," tuturnya.

Saat ini laga melawan Bali United digelar pada malam hari atau tepat saat waktu istirahat. Maka ini akan membuat kondisi fisik pemain tidak berjalan dengan baik.

"Pada dasarnya orang-orang masuk dalam waktu tidur pada pukul 9 malam untuk mengistirahatkan kegiatan fisik dalam tubuh. Dan kebijakan kick off 9.45 WITA menyita banyak hal bagi pemain, bahkan bukan hanya pemain tapi perangkat pertandingan, semua staf, jadi saya rasa ini waktu kick off yang sulit," katanya.

Pelatih asal Belanda ini berharap jadwal ini tidak terjadi di laga-laga selanjutnya atau musim selanjutnya. Sehingga pertandingan sepak bola benar-benar bisa dinikmati baik oleh pemain, pelatih, ofisial hingga suporter. 

"Ini tidak bagus bahkan untuk suporter karena mereka juga harus bekerja keesokan harinya, pemain juga baru akan tiba kembali di hotel pada jam 1 dini hari, mereka masih harus makan. Jadi akan ada banyak hal yang berbeda dari ritme tim biasanya. Saya harap masalah ini bisa teratasi di kemudian hari," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)

 


Editor : Bsafaat