INILAHKORAN, Bandung - Kabar mengejutkan datang dari
Persib Bandung. Robert Alberts kembali gabung
Persib.
Kabar Robert Alberts kembali gabung
Persib itu berhembus kencang di jejaring media sosial. Namun bukan sebagai pelatih, melainkan sebagai direktur teknik Maung Bandung.
Keputusan Robert Alberts kembali gabung
Persib kabarnya dilakukan hanya untuk memenuhi persyaratan agar bisa tampil di kompetisi Asia usai menjuarai Liga 1 2023/2024.
Pasalnya sebelumnya
Persib dinyatakan tidak lolos dalam Club Licensing Regulation AFC Champions League musim 2022/2023. Sehingga tidak bisa tampil di kompetisi antar klub se-Asia tersebut.
Hanya ada enam klub yang lolos secara administrasi memenuhi syarat dalam PSSI Club Licensing Regulation dengan status Granted with Sanction. Masing-masing adalah Bali United, Borneo FC, Madura United, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan PSM Makassar.
Sedangkan
Persib hanya lolos dalam regulasi AFC Cup dan Liga 1 bersama Bali United, Borneo FC Samarinda, Madura United, Persebaya, Persija, dan PSM.
Persib tidak lolos dalam Club Licensing Regulation AFC Champions League lantaran tidak memiliki direktur teknik. Alhasil Robert Albert ditunjuk karena
Persib akan tampil di AFC Champions League Two.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari manajemen
Persib yakni PT
Persib Bandung Bermartabat (PBB) terkait Robert Albert yang ditunjuk sebagai direktur teknik.
“Nanti saya tanya dulu Pak Teddy (Deputi CEO PT PBB),” kata Head of Communication PT PBB, Adhi Pratama, Rabu, 5 Juni 2024.
Diketahui, Robert Alberts bukan wajah baru di
Persib. Dia pernah menjadi pelatih kepala Pangeran Biru selama tiga musim sejak 2019 hingga 2022/2023.
Di musim perdananya, Robert Alberts hanya bisa membawa
Persib mengakhiri musim di peringkat ke-6 Liga 1 2019. Torehan itu merupakan penurunan karena
Persib sebelumnya mengakhiri kompetisi Liga 1 2018 di peringkat ke-4.
Di musim selanjutnya,
Persib mulai menunjukan kebangkitan dengan mempersembahkan kemenangan beruntun di tiga laga awal. Namun saat itu Liga dihentikan lantaran situasi pandemi Covid-19.
Setelah itu digulirkannya Piala Menpora di era Covid-19. Akan tetapi di babak final
Persib kalah dari Persija dengan agregat 1-4.
Setelah Piala Menpora, akhirnya Liga 1 kembali digelar.
Persib kembali mampu bersaing di papan atas tapi hanya mampu finis sebagai runner up.
Memasuki musim 2022, turnamen pramusim kembali digelar sebelum dengan nama Piala Presiden.
Persib terhenti di babak perempat final usai kalah dari PSS Sleman.
Kegagalan itu menjadi alarm untuk Robert Alberts, performa
Persib di Liga 1 2022. Hingga akhirnya dituntut mundur karena hanya mendapatkan satu poin dari tiga laga awal.
(Muhammad Ginanjar)
Perjalanan Robert Alberts saat menjadi pelatih kelala
Persib Bandung:
1. Liga 1 2019:
Persib peringkat ke-6
2. Liga 1 2020 (kompetisi dihentikan)
3. Piala Menpora 2021:
Persib runner-up
4. Liga 1 2021/2022:
Persib runner-up
5. Piala Presiden 2022:
Persib perempat final
6. Liga 1 2022/2023: Peringkat peringkat ke-17 (3 laga)