Robert Alberts Yakin Liga 1 2021-2022 Bisa Digelar Sesuai Jadwal

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memiliki keyakinan yang tinggi Liga 1 2021-2022 bisa diselenggarakan. Bahkan bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 

Robert Alberts Yakin Liga 1 2021-2022 Bisa Digelar Sesuai Jadwal
net

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memiliki keyakinan yang tinggi Liga 1 2021-2022 bisa diselenggarakan. Bahkan bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 

Menurutnya, tidak perlu menjadi sebuah kekhawatiran. Terlebih, Liga 1 2021-2022 yang rencananya akan mulai dihelat pada 9 Juli itu sudah mendapatkan izin dari pihak Kepolisian Republik Indonesia. 

"Saya tidak perlu khawatir. Polisi sudah memberikan perizinan, situasi Covid tidak pernah hilang sejak pihak kepolisian mencabut izinnya tahun lalu, Covid masih terus ada di sekitar kita," ujar Robert. 

Pelatih asal Belanda ini pun merasakan keamanan lantaran Liga 1 2021-2022 menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain di swab tes secara berkala, namun juga seluruh pertandingan tanpa dihadiri penonton. 

"Kami tetap bermain di bawah aturan yang ketat, kami tetap melakukan tes, kami semua sudah divaksin, kami bermain di stadion yang kosong, kami tetap mengikuti protokol kesehatan," katanya.

Dengan alasan itu, Robert memiliki opini bahwa Liga 1 2021-2022 bisa digelar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Bahkan bisa berjalan dengan aman dan lancar.

"Semuanya sudah melihat ke depan untuk Liga, pemain dan ofisial sudah begitu bersemangat untuk bermain sepak bola karena itu yang pekerjaannya, itu juga adalah kegemaran kami. Jadi liga akan tetap digelar," tegasnya. 

Pelatih berusia 65 tahun ini lantas membandingkannya dengan gelaran Piala Eropa. Sejauh ini, gelaran yang diikuti negara-negara di Eropa itu tetap berlangsung aman dan lancar sekalipun dihadiri banyak penonton. 

"Saya rasa contoh bagus saat ini adalah Euro, Euro digelar dalam stadion yang didatangi banyak orang untuk menonton dan semua dengan protokol kesehatan serta prosedur keselamatan. Itu bisa dilakukan di Indonesia (menggelar pertandingan) namun protokol kesehatannya di sini adalah kami harus bermain di stadion yang kosong. Seperti yang dilakukan juga di beberapa negara Eropa, ketika di Liga, masih ada yang stadionnya belum disaksikan penonton. Dan itu bisa dilakukan di Indonesia," tandasnya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : Doni Ramdhani