Rose BLACKPINK Ungkap Cara Dia Mengatasi Kecemasan: Saya Butuh Ini
Rose BLACKPINK selalu membawa bola kecil yang bisa mengatasi rasa cemasnya kapan pun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Rose BLACKPINK saat ini sibuk melakukan wawancara diberbagai tempat sebagai promosi comeback solonya dengan album 'Rosie' minggu depan.
Rose BLACKPINK baru-baru ini telah berbicara mengenai cara Mengatasi Kecemasan yang dia lakukan.
Saat mempromosikan album terbarunya 'Rosie', Rose BLACKPINK dipuji atas kejujurannya dalam wawancara tentang berbagai topik, termasuk hubungan yang beracun.
Idola tersebut baru-baru ini muncul di podcast komedi Therapuss bersama Jake Shane.
Selama wawancara, Rose BLACKPINK menyebutkan tentang rasa Cemas yang dialaminya dan pada satu titik, pembawa acara menunjukkan bahwa sang idola sedang bermain dengan Bola lembek selama wawancara, dan mereka berdua menunjukkannya.
Rose BLACKPINK menunjukkan bahwa benda itu seperti "pengendara," dan kapan pun dia berada dalam suatu rapat atau semacamnya, benda itu selalu ada di atas meja karena dia "tidak dapat bekerja tanpanya."
Sang idola melanjutkan, "Hmm, saya jadi merasa Cemas. Seperti saya tidak tahu apakah itu ADHD, saya bahkan tidak tahu apa itu, saya butuh ini, dan begitu saya memegangnya, saya bisa fokus."
Saat ditanya sudah berapa lama dia merasakan Kecemasan, Rose BLACKPINK menjelaskan bahwa Kecemasan itu baru terasa akhir-akhir ini dan makin parah beberapa tahun terakhir.
Rose BLACKPINK bahkan menunjukkan bahwa orang-orang yang bekerja dengannya di masa lalu dan kemudian kembali menyadari adanya perubahan.
Mungkin sulit untuk menjelaskan Kecemasan kepada orang lain, tetapi Rose BLACKPINK menambahkan bahwa dengan bantuan Bola stres, dia kini dapat mengungkapkannya dengan lebih baik.
Dia mengakui bahwa sementara sebagian orang mengambil "istirahat sejenak untuk merokok," dia membutuhkan waktu lima menit untuk "istirahat sejenak yang menenangkan."
Netizen senang dengan kejujuran Rose BLACKPINK, dan banyak yang merasakan kecemasannya.***
Editor : Irma Nurfajri

