RS Hasan Sadikin Bandung Terima 71 Korban Gempa Cianjur

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung menerima 70 orang lebih pasien korban gempa berkekuatan magnitudo 5.6 di Kabupaten Cianjur. Mayoritas korban mengalami patah tulang, dan cedera pada bagian kepala. 

RS Hasan Sadikin Bandung Terima 71 Korban Gempa Cianjur
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung menerima 70 orang lebih pasien korban gempa berkekuatan magnitudo 5.6 di Kabupaten Cianjur. Mayoritas korban mengalami patah tulang, dan cedera pada bagian kepala. /antarafoto
INILAHKORAN, Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung menerima 70 orang lebih pasien korban gempa berkekuatan magnitudo 5.6 di Kabupaten Cianjur. Mayoritas korban mengalami patah tulang, dan cedera pada bagian kepala. 
"Kami atas nama manajemen RSHS, turut berduka cita atas musibah bagi warga Cianjur dan sekitarnya. Sampai saat ini sampai pukul 12.00 WIB siang, bahwa jumlah pasien yang datang ke kami dari Cianjur sejumlah 71 orang," kata Plt Direktur Utama RSHS Bandung Yana Akhmad Supriatna, Selasa 22 November 2022.
Menurut Yana Akhmad Supriatna, dari total jumlah tersebut. Empat orang yang sempat menjalani perawatan diperbolehkan pulang karena kondisi membaik. 23 orang menjalani perawatan, sembilan orang menjalani operasi dan 35 orang dirawat di instalasi gawat darurat.
Yana  Akhmad menyebut, para pasien datang sejak pukul 19.00 WIB Senin 21 November 2022 kemarin dan terus berdatangan. Pihaknya memperkirakan para pasien rujukan dari Cianjur akan terus berdatangan.
"Secara umum luka-luka karena patah tulang. Disamping itu cedera kepala ringan sedang dan berat," ucapnya. 
Yana pun menegaskan, bahwa pasien yang dirawat akibat gempa tidak ada yang meninggal dunia. Pihaknya berharap para pasien dapat tertangan. "Alhamdulillah siang ini ditangani tidak ada yang meninggal, mudah-mudahan bisa ditangani," ujar dia. 
Sebelumnya, jumlah warga yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur bertambah banyak menjadi 162 orang. Dari ratusan orang korban tersebut mayoritas anak-anak. *** (yogo triastopo) 


Editor : JakaPermana