Samsat Bandung Barat Permanen Hijrah ke Pusdai, Parkir Lebih Luas dan Nyaman
Pemprov Jabar menyiapkan perubahan besar dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor. Operasional Samsat Bandung Barat dipindahkan ke Bale Asri Pusdai Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemprov Jabar menyiapkan perubahan besar dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor, dengan memindahkan operasional Samsat Bandung Barat ke Bale Asri Pusdai Jabar.
Relokasi itu dilakukan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih representatif, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengurus kewajiban perpajakan kendaraan.
Pemindahan tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan yang tengah didorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar. Lokasi baru dinilai memiliki daya dukung yang lebih baik, dibanding kantor Samsat Bandung Barat di Jalan Pajajaran yang selama ini digunakan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Mas Adi Komar mengatakan, peningkatan pelayanan menjadi alasan utama di balik kebijakan tersebut.
"Pada prinsipnya, dalam rangka meningkatkan layanan pembayaran pajak, pajak kendaraan khususnya, rekan-rekan Bapenda ingin terus berkomitmen meningkatkan layanan," ujad Adi, Jumat (2/10/2026).
Menurut Adi, kawasan Pusdai akan menjadi salah satu aset yang dikelola Bapenda untuk mendukung operasional pelayanan Samsat. Kehadiran kantor baru di Bale Asri diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, terutama dari sisi akses dan fasilitas penunjang.
Dia juga memastikan, penggunaan Bale Asri sebagai kantor Samsat bukan bersifat sementara, melainkan menjadi lokasi tetap pelayanan Samsat Bandung Barat ke depan.
"Iya, permanen," ucapnya.
Relokasi itu sekaligus menjawab persoalan keterbatasan lahan parkir, yang selama ini menjadi kendala di kantor Samsat Jalan Pajajaran. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi kenyamanan masyarakat ketika mengurus pembayaran pajak kendaraan.
"Yang di Jalan Pajajaran itu, Samsat Bandung Barat, relatif ruang parkirnya kurang memadai. Sehingga masyarakat juga mungkin kurang nyaman," tuturnya.
Setelah layanan dipindahkan, gedung eks Samsat Bandung Barat akan dimanfaatkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang memiliki fungsi pelayanan publik.
Sisi lain, Pemprov Jabar menegaskan aktivitas keagamaan di kawasan Pusdai tidak akan terdampak. Masjid Pusdai tetap beroperasi normal dan pengelolaannya tetap berada di bawah Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Pusdai.
"Masjid Pusdai itu tetap akan dikelola oleh DKM Masjid Pusdai," tegasnya.
Sementara itu, Bale Asri yang selama ini dikenal sebagai lokasi berbagai kegiatan akan beralih fungsi menjadi kantor pelayanan Samsat. Kendati demikian, area terbuka di lingkungan Pusdai masih berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan kemasyarakatan karena kawasan tersebut memiliki ruang yang cukup luas.
"Kalau misalkan ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya kemasyarakatan, mungkin sangat memungkinkan karena tempatnya luas," ujarnya.
Melalui pemindahan ini, Pemprov Jabar berharap pelayanan pajak kendaraan bermotor dapat berlangsung lebih efektif, nyaman, dan mampu memberikan pengalaman layanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Editor : Doni Ramdhani

