Sandi Supyandi: PKB adalah Jalan dan Kemaslahatan Umat Tujuan Akhir

Rangkaian kegiatan Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus dan Musyawarah Kerja Cabang Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KBB resmi dihelat.

Sandi Supyandi: PKB adalah Jalan dan Kemaslahatan Umat Tujuan Akhir
Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus dan Musyawarah Kerja Cabang Dewan Pengurus Cabang PKB KBB 2026. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Rangkaian kegiatan Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus dan Musyawarah Kerja Cabang Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah resmi dihelat. 

Momentum ini bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, namun penegasan ulang arah perjuangan sekaligus komitmen seluruh jajaran kepengurusan untuk membangun kehadiran partai yang konsisten di tengah kehidupan masyarakat, bukan hanya saat musim pemilihan umum mendekat. 

Kegiatan berlangsung khidmat dihadiri unsur pimpinan wilayah, para alim ulama, sesepuh, serta ratusan kader dari berbagai tingkatan struktur organisasi.

Ketua DPC PKB KBB Sandi Supyandi menegaskan, baiat kepengurusan yang dilaksanakan bukanlah ritual simbolik belaka, melainkan ikrar pengabdian yang mengandung konsekuensi moral dan spiritual. 

"Prosesi tersebut merupakan janji moral dan spiritual di hadapan organisasi sekaligus di hadapan Allah SWT," kata Sandi, Selasa (13/10/2026).

Sandi mengungkapkan, filosofi dasar kelahiran partai bahwa politik tidak boleh dijadikan tujuan akhir perjuangan. Ia menjelaskan, partai ini dilahirkan bukan sekadar untuk merebut kekuasaan. 

"PKB lahir untuk menuntun kita bagaimana hidup dengan seimbang, mengamalkan nilai-nilai ajaran Rasulullah SAW. Kekuasaan hanyalah jalan, sedangkan tujuannya adalah kemaslahatan umat," tegasnya.

Sandi juga mengajak seluruh struktur organisasi, mulai dari tingkat cabang, PAC, ranting, anak ranting, hingga badan otonom untuk melakukan pembenahan menyeluruh dalam tata kelola. 

"Karakter partai modern harus diwujudkan melalui tertib administrasi, pembagian peran yang jelas, dan program kerja yang terukur dengan tetap berlandaskan prinsip dasar perjuangan atau Mabda' Siyasi PKB," jelasnya. 

Data survei nasional yang disampaikan dalam kegiatan menunjukkan tingkat keistiqamahan dan loyalitas pemilih PKB mencapai 78 persen. Sandi mengingatkan, angka ini bukan sekadar statistik, melainkan modal sosial sekaligus amanah yang menuntut kader untuk semakin merata hadir hingga ke pelosok desa dan kampung.

"PKB KBB tidak akan menjadi 'partai musiman' yang hadir hanya saat musim pemilihan tiba. Agenda partai tidak boleh berhenti dan tidak boleh hanya muncul ketika musim pemilihan tiba," jelasnya.

"PKB harus hadir sepanjang waktu, dalam suka maupun duka masyarakat," ujarnya. 

Sandi menyebut, partai juga membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi. Menurutnya, pintu PKB terbuka lebar bagi generasi muda, santri, petani, buruh, hingga pelaku UMKM yang ingin berkhidmat bersama membangun Bandung Barat.

"Saya berharap ini menjadi pedoman kerja nyata bagi seluruh kader dalam menjalankan amanah yang telah diemban," ucapnya.

Acara dihadiri langsung oleh Sekretaris Wilayah DPW PKB Jawa Barat, Acep Jamaludin, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat, Muhamad Rochadi, dan Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor. 

Turut hadir para alim ulama, kiai, sesepuh, jajaran Dewan Syura, Dewan Tanfidz, badan otonom, serta kader PKB dari seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat. 


Editor : Doni Ramdhani