Target 7 Kursi DPRD Cimahi 2029, PKB Genjot Konsolidasi Hingga Tingkat TPS
DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Cimahi resmi menetapkan target perolehan tujuh kursi pada Pemilihan Umum 2029
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Cimahi resmi menetapkan target perolehan tujuh kursi pada Pemilihan Umum 2029. Angka ini naik signifikan dibandingkan keterwakilan saat ini yang baru empat kursi di DPRD Kota Cimahi.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut, pihaknya menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus konsolidasi menyeluruh yang melibatkan pengurus dari tingkat PAC hingga ranting se-Kota Cimahi.
Kegiatan yang digelar secara berkala ini bukan sekadar pertemuan rutin, di satu sisi menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja DPRD Provinsi Jawa Barat, dan di sisi lain membangun fondasi kekuatan partai dari tingkat paling bawah.
Ketua DPC PKB Kota Cimahi, Dedi Ubes menjelaskan penguatan struktur organisasi tidak bisa dilakukan mendadak, namun harus dibangun secara bertahap dan menyeluruh mulai saat ini.
"Pertama, seluruh kader harus melek terkait produk maupun kinerja anggota DPRD Provinsi Jawa Barat," kata Dedi, Senin (5/10/2026).
"Kedua, kita lakukan sosialisasi kebijakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik yang bersumber dari Pemerintah Provinsi maupun dari DPRD Jawa Barat," sambungnya.
Dedi menilai, konsolidasi internal menjadi sangat penting karena persiapan Pemilu 2029 harus dimulai sejak dini agar organisasi siap bersaing secara optimal.
"Untuk tahun 2029, kita menargetkan tujuh kursi di DPRD Kota Cimahi. Angka ini dipilih karena paling rasional. Saat ini PKB Cimahi baru memiliki empat anggota DPRD, sehingga penambahan tiga kursi lagi menjadi sasaran yang realistis namun tetap menantang," ungkapnya.
Untuk mengejar target tersebut, sebut Dedi, DPC PKB Kota Cimahi memerintahkan seluruh jajaran pengurus memperkuat jangkauan organisasi hingga ke tingkat paling dasar.
Ia mengungkapkan, pengurus ranting di tingkat kelurahan diarahkan untuk membangun koordinasi erat dengan struktur di tingkat RW, RT, hingga penggerak di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Langkah paling rasional ialah terus berkonsolidasi dan turun langsung ke bawah. Kita harus membentuk tim-tim penggerak yang kuat di setiap TPS," paparnya.
"Kekuatan yang nyata hanya bisa tumbuh jika kita hadir dan bersentuhan langsung dengan masyarakat di titik-titik terkecil pemilihan," sambungnya.
Dedi menyebut, pihaknya telah menyusun kerangka kerja konsolidasi yang diberi nama Program Pramusran. Hingga saat ini, upaya tersebut telah melibatkan sekitar 520 orang sebagai garda terdepan penguatan struktur organisasi di seluruh wilayah Kota Cimahi.
"Seluruh langkah ini merupakan bagian dari konsolidasi internal sekaligus mempererat silaturahmi antarpengurus," ujarnya.
"Dengan fondasi yang kokoh dari tingkat bawah, kami yakin organisasi akan siap menghadapi agenda politik 2029 dengan kekuatan yang jauh lebih besar dan terukur," sambungnya.
Editor : Ahmad Sayuti

