Sastra Winara jadi Korban SPBU Culas, Ini Permintaan Ketua DPRD ke Disdagin 

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara turut menjadi korban praktek kecurangan takaran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax di SPBU 34-16712 Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Sukaraja.

Sastra Winara jadi Korban SPBU Culas, Ini Permintaan Ketua DPRD ke Disdagin 
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara turut menjadi korban praktek kecurangan takaran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax di SPBU 34-16712 Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Sukaraja.

INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara turut menjadi korban praktek kecurangan takaran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax di SPBU 34-16712 Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Sukaraja.

"Saya sering ke sini, beli Pertamax lebih dari Rp 500 ribu setiap kali ngisi. Saya dan masyarakat jadi korban dari SPBU ini," kata Sastra Winara kepada wartawan, Rabu, 19 Maret 2025.

Sasta Winara pun mengaku kaget, ternyata SPBU yang biasa ia sambangi berkurang takaran BBMnya, sebesar 4 persen perliternya.

"Walaupun cuma 4 persen, kalau dikali ribuan hingga ratusan ribu liter kan sangat besar jumlahnya, buktinya, Bareskrim Mabes Polri mengumumkan keuntungan dari praktek culas ini mencapai Rp 3,4 miliar pertahun," sambungnya.

Politisi Partai Gerindra ini pun meminta  Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor rutin dan acak melakukan uji tera ulang gelas ukur BBM di SPBU-SPBU yang berada di Bumi Tegar Beriman.

"Uji tera ulang gelas ukur BBM di SPBU-SPBU yang berada di Bumi Tegar Beriman secara acak dan ajak instansi atau lembaga yang  berkompeten seperti Balai Metrologi Legal Jawa Barat maupun PT. Pertamina Patra Niaga," pintanya. ***


Editor : JakaPermana