Satu Ide Gemilang-Edubi Global Media Gelar Bimbingan Teknis Aplikasi Sinergi Akademik

PT Satu Ide Gemilang dan CV Edubi Global Media menggelar bimbingan teknis aplikasi sinergi akademik di Grand Cordela Hotel Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Senin (7/9/2020).

Satu Ide Gemilang-Edubi Global Media Gelar Bimbingan Teknis Aplikasi Sinergi Akademik
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - PT Satu Ide Gemilang dan CV Edubi Global Media menggelar bimbingan teknis aplikasi sinergi akademik di Grand Cordela Hotel Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Senin (7/9/2020).

Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa, tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah.

Ada 40 Kepala Cabang dari PT Satu Ide Gemilang dan CV Edubi Global Media yang mengikuti kegiatan ini, diantaranya, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kota Cimahi, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Bekasi, Lampung, Riau, Kalimantan dan Banyumas.

Koordinator Sinergi Sapta Jaya, Narwastu Sundaru mengatakan bimbingan teknis aplikasi sinergi akademik adalah sistem informasi era digital yang di dalamnya merangkum semua informasi untuk mengkomunilasikan dan menjembatani komunikasi antara pihak sekolah, guru, siswa dan orangtua.

Saat ini kata Daru sapaan akrabnya Sundaru, pihaknya sudah memiliki 27 fitur, bahkan tiga sampai empat fitur akan dikembangkan.

"Kalau dalam hal ini sebetulnya semua fitur yang ada di tempat kita semua merupakan fitur utama. Jadi sebenarnya, tidak ada fitur yang namanya tidak terpakai, semua fitur utama. Hanya memang penekanannya kalau pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama ini yaitu ulangan online dan timeline tugas," imbuh Daru.

Dia menambahkan bahwa, salah satu aplikasi yang ada di fitur ini adalah pendidikan ķarakter. Salah satunya adalah
sekolah bisa memberikan penekanan kejadian-kejadian yang ada di sekolah, terutama yang menyangkut aktfitas siswa.

"Kedepannya dengan adanya pendidikan karakter, setelah mengontrol siswa-siswi yang ada di dalamnya, supaya berprilaku atau bertindak layaknya siswa yang diharapkan orang tua," ucapnya.

Kata Daru, ada 27 fitur utama yang dikembangkan, seperti
kalender akademik, jadwal pelajaran, jadwal ulangan harian, jadwal ujian satu semester, materi pelajaran, tugas, ekstrakurikuler, absensi, share penilaian, fitur rapot, administrasi, pendidikan karakter, catatan wali kelas, catatan bimbingan konseling, pengumuman, buku panduan sekolah, daftar staf pengajar, daftar siswa, info rohani, perpustakaan, buku kurikulum, chat dengan walikelas, ulangan online, dan remaider untuk tugas.

"Ke depan kita akan mengembangkan fitur unit kesehatan sekolah (UKS) yang bermaksud untuk memberikan orang tua, seandainya terjadi sesuatu di sekolah, terutama menyangkut kesehatan," imbuhnya.

Dia berharap semua siswa di Indonesia bisa mengadopsi aplikasi ini, tetapi selaku pengembang selalu ikut serta dalam pembangunan dunia pendidikan yang ada di Indonesia, apalagi menghadapi era globalisasi, 4.0 ditambah dengan kondisi yang tidak menguntungkan di dunia sedang mengalami wabah pandemi covid-19.

"Tentunya dengan apliķasi ini akan sedikit membantu siswa, orang tua dan guru dalam menjalankan kegiatan sekolah. Pada akhirnya, kami semua dari tim sinergi maupun edubi dan satu ide gemilang, berharap kita ikut serta dalam membangun negeri dalam bidang pendidikan," tambahnya.

Direktur Utama PT Satu Ide Gemilang, Rudianto menambahkan di masa pandemi ini seluruh kegiatan termasuk dunia pendidikan banyak kendala yang dihadapi, apalagi pembelajaran tatap muka yang sampai saat ini memang belum dilaksanakan.

PT Satu Ide Gemilang memiliki satu punya aplikasi yang bisa digunakan oleh sekolah, selain akdemiknya sekolah, secara administrasi mereka teratur dan tertib terkoneksinya orang tua, siswa, guru, Dinas Pendidikan. Pihaknya memiliki pembelajaran daring.

"Visi dan misi kami itu aplikasi ini bisa dijadikan pilihan sekolah untuk dapat digunakan, karena ini merupakan aplikasi terbaik dan tentunya kita membantu sekolah. aplikasi ini bisa menjadi pilihan mereka, jadi betul-betul menjadi produk unggulan mereka dari sisi akademik dan pembelajaran dan daringnya," ujar Rudianto.

Selain itu, Direktur Pemasaran Edubi, Dendi Murdiana menyatakan perihal aplikasi intinya, bahwa aplikasi ini bisa dimiliki oleh seluruh siswa, kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan. Karena memang dari segi aplikasi ini semuanya sudah tersedia.

"Mulai dari absensi, tata cara pembelajaran tatap muka, ataupun non tatap muka pun seperti mengerjakan pekerjaan rumah (PR), serta dari managemen sekolah," pungkasnya. (Okky Adiana)


Editor : Doni Ramdhani