SBM ITB Gelar Bandung Startup Pitching Day 2020

Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Bandung Startup Pitching Day 2020. Kali ini, ada enam entitas terkemuka dari stakeholder ekosistem startup yakni Thegreaterhub SBM ITB, LPIK ITB, Startup Bandung, Startup Grind Bandung, Geek Hunter, dan Block71 Bandung yang didukung Endeavor dan Coworking Indonesia.

SBM ITB Gelar Bandung Startup Pitching Day 2020
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Bandung Startup Pitching Day 2020. Kali ini, ada enam entitas terkemuka dari stakeholder ekosistem startup yakni Thegreaterhub SBM ITB, LPIK ITB, Startup Bandung, Startup Grind Bandung, Geek Hunter, dan Block71 Bandung yang didukung Endeavor dan Coworking Indonesia.

Direktur The Greater Hub SBM ITB Dina Dellyana mengungkapkan, latar belakang kegiatan tahunan ini didasari dalam rangka meningkatkan dan menumbuhkan ekosistem startup di Indonesia, lalu bertambahnya jumlah startup di Indonesia dan sekitarnya yang memerlukan pendanaan namun akses terbatas, serta sebagai ajang exposure terkait potensi para startups.

"Untuk mengembangkan fasilitasnya agar dapat memberikan layanan yang lebih baik dan meningkatkan kolaborasi antara stakeholder ekosistem startup di kota Bandung, The Greater Hub SBM ITB menginisiasi kegiatan dengan format Business Pitching dengan mempertemukan startup terbaik yang telah lolos seleksi administrasi dengan para investor sehingga diharapkan startup tersebut dapat berkembang menjadi lebih baik kedepannya," paparnya, Jumat (23/7/2020).

Dina menjelaskan, The Greater Hub SBM ITB sendiri berkolaborasi dengan LPIK ITB yang merupakan lembaga yang didirikan untuk mendorong pemanfaatan hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi juga bekerja sama dengan komunitas Startup Bandung yang sudah berdiri sejak tahun 2015 dengan anggota lebih dari 100 startup yang berdomisili di Bandung.

Kemudian, dengan Startup Grind Bandung sebagai komunitas startup tingat global di bawah program #GoogleForEntrepreneur yang sudah memiliki cabang di lebih 250 kota yang tersebar di 100 negara, salah satunya di Bandung. Lalu dengan Geek Hunter sebagai startup perekrutan kerja khusus IT terkemuka asal Bandung yang berdiri sejak Juli 2013, dan Block71 Innovation Factory yang turut serta membangun ekosistem bisnis di Bandung.

Dia menambahkan, kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini bertujuan untuk memberikan peluang pitching bagi startup yang siap tumbuh lebih cepat serta memfasilitasi startup yang berada di seluruh Indonesia yang membutuhkan support pendanaan untuk perkembangan bisnisnya.

"Bukan hanya itu, kegiatan ini dirancang sebagai platform pembelajaran untuk para pemuda, penggemar dunia startup, dan wirausaha baru. Apalagi kegiatan tahunan ini juga sekaligus ajang networking antara sesama startup, venture capital, tamu undangan, dan masyarakat luas yang memiliki ketertarikan dengan startup," ungkapnya.

Dari 175 startup yang mendaftarkan diri, terpilih 50 startup terbaik yang memiliki bold idea dengan berbasis teknologi dalam memberikan solusi bagi permasalahan- permasalahan Indonesia. Diantaranya para startups ini beroprasi pada kategori FinTech, EdTech, Legal, Internet of Things (IoT), BioTech, Travel, AgroTech, HealthTech, Automotive, FoodTech, Waste Management, Health and Sanitation, Travel & Tourism, Nanotechnology Industry, dan Online Media.

Adapun 50 startup itu adalah Ajar Belajar, Bagi Kopi Express, Bell Society, Bersihin, Brodewijk, Desamart, Djalandjalan, eLarvae, Hearo, IZIFILL, Launcher.id, Modular, MulaiDisini, Nano Natura, Neurontech, Philoit, Pitchplay, Sgara, Shoecasing, Sinaps, Surplus Indonesia, TinggalMasak, Tresnan, VirtualPro Basketball, Wonikah.com (MVP Stage) Akademis.id, Biztrips, Brave, EcoplastID, Eduku, Edulens, Ekuitas Home, Felis, Gets id, Internusa Capital, Jawara Bersih Nusantara, Lovia, Mejakita, Muslimlife, Nasho, Repla, Sportigo, The Tutors, Wegrow (Pre Seed Investment Stage) CARIMOBIL, D’Kapster, eCLIS.id, KODI, Pateron, Xplorin (Seed Investment Stage).

Sementara, dari pihak tim penilai Investor yang berasal dari 32 Venture Capital (VC) dalam dan luar negeri yang akan hadir dalam acara ini yaitu Access Ventures, Alpha JWC Ventures, Alpha Momentum, Coffee Ventures, ANGIN, AC Ventures, ATM Capital, Bace Capital, BRI Ventures, Cyber Agent, Discovery Nusantara Capital, Ficus, Finch Capital, Global Founders Capital, Go Venture, Gobi Ventures, Grupara Ventures, Ideosource, Indogen Capital, MDI Ventures, Prasetia Ventura, Spiral Ventures, STRIVE, UMG Idealab, Venturra Discovery, Vertex Ventures, Wavemaker, 1982 Ventures, Telkomsel Innovation Center, Init-6.Fund , Kejora Ventures, Skystar Ventures.

Beberapa incubator akselerator yang turut dalam tim penilai adalah Oorange, Indigo Incubator, Cubic, Endeavor, Kolaborasi, Supernovae beserta beberapa Angel Investors. (Okky Adiana)


Editor : Doni Ramdhani