Sebelumnya Bilang 'G****k', Prabowo Kini Tegaskan Hormat pada Para PakarPresiden

Presiden Prabowo tegaskan dirinya sangat hormat pada para pakar di mana sebelumnyadirinya sebut pakar itu 90bl0k.

Sebelumnya Bilang 'G****k', Prabowo Kini Tegaskan Hormat pada Para PakarPresiden
Presiden Prabowo Subianto.

INILAHKORAN, Bandung - Pidato Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini kembali viral saat dirinya menyebut bahwa para Pakar itu menjadi '90bl0k' saking pintarnya.

Namun kini, Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya menghormati para pakar dan akademisi.

Prabowo juga menyebutkan menjadikan masukan para pakar dan akademisi ini sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pemerintah.

Hal itu disampaikan Prabowo saat mengundang sejumlah pakar dan akademisi untuk berdiskusi mengenai pengelolaan lahan gambut dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Istana Merdeka.

"Jangan salah ya menerima, kadang-kadang saya kalau bicara di audiens, suka dipelintir ya, dibilang seolah saya nggak hormati pakar. Saya paling hormat sama pakar," tegas Prabowo.

Presiden Prabowo bahkan mengatakan dirinya selalu berupaya mencari masukan dari orang-orang yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu sebelum mengambil keputusan.

"Kenapa saya berhasil sebagai perwira? Karena saya selalu cari pakar," tutur Presiden Prabowo.

Prabowo sebut dirinya justru meminta para pakar untuk memberikan masukan mengenai langkah terbaik mencegah kebakaran di kawasan hutan, khususnya yang memiliki lahan gambut.

Prrabowo telah mengajukan tiga hal utama untuk dibahas, yakni langkah pencegahan kebakaran di kawasan hutan, langkah khusus untuk kawasan hutan yang memiliki gambut, serta kemungkinan pemanfaatan lahan gambut secara produktif.

"Sebagai ahli, tolong saya diberitahu, apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan, pertama. Kedua, kawasan hutan yang ada gambutnya. Dua hal. Dan ketiga yang saya minta, saran dari Saudara-saudara, apakah gambut ini bisa kita manfaatkan ke arah produktif?" ujar Prabowo.***


Editor : Irma Nurfajri