Segera Latih Timnas, Ini Sorotan Tae-yong
Meskipun belum resmi menjabat pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah mengetahui aspek apa yang perlu diperbaiki dari tim Garuda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - Meskipun belum resmi menjabat pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah mengetahui aspek apa yang perlu diperbaiki dari tim Garuda.
Tae-yong sudah tiba di Jakarta, Kamis (26/12/2019) sore WIB, untuk finalisasi kontrak dengan PSSI. Rencananya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu akan menandatangani kontrak dan diperkenalkan ke publik di pada final Liga 1 Putri di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (28/12/2019) besok.
Pelatih 50 tahun mengaku masih belum mengetahui detail Timnas Indonesia, ia hanya beberapa kali pernah menyaksikan pertandingan Tim Garuda. Berdasarkan pengamatannya, aspek yang paling butuh perhatian adalah stamina pemain.
"Saya belum tahu bagaimana sepakbola Indonesia, karena saya baru menyaksikan beberapa pertandingan saja. Saya rasa kami perlu melihat langsung bagaimana liga domestik dan pengembangan pemain muda di sana," ujar Tae-yong kepada Yonhap News Agency sebelum bertolak Jakarta siang kemarin.
"Saya tak menekankan secara teknik, tetapi saya lihat ada penurunan kekuatan saat menonton pertandingannya. Di menit ke-65 atau ke-70 mereka sangat berbeda dengan babak pertama. Saya rasa tidak terlalu buruk mengetahui detail seperti itu," ia menambahkan.
Nantinya, dalam mempersiapkan tim Tae-yong juga menyesuaikan dengan faktor non-teknis seperti tradisi dan kultur sepakbola Indonesia. Hal tersebut penting guna merencanakan program timnas.
"Indonesia negara dengan budaya Islam di sana ada bulan Ramadhan saat kompetisi berjalan. Saya bertanya apakah stamina pemain dipengaruhi makanannya, tetapi mereka tidak tahu."
"Saya ingin mencari tahu. Agama wajib dihormati, tetapi untuk segi kekuatan fisik dan lain-lain perlu dipelajari. Soal budaya dan sifat di sana (Indonesia), saya harus mencari tahu dari tingkat bawah," ia memungkasi. (Inilahcom)
Editor : Bsafaat

