Sejarah, Petarung Kota Bandung Gugun Gusman Sabet Dua Kali Sabuk Abadi di One Pride MMA
Kepastian Gugun Gusman sabet dua kali sabuk abadi di One Pride MMA ini terjadi setelah atlet binaan Bandung Fighting Club (BFC) ini berhasil mengalahkan petarung asal Solo, Yacub Christ dalam pertarungan titel fight divisi bantam weight di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, akhir pekan lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Petarung asal Kota Bandung Gugun Gusman bikin bangga. Ia berhasil cetak sejarah usai sabet dua kali sabuk abadi di ajang one pride MMA (Mixed Martial Arts) King Size New Champions 84.
Kepastian Gugun Gusman sabet dua kali sabuk abadi di one pride MMA ini terjadi setelah atlet binaan Bandung Fighting Club (BFC) ini berhasil mengalahkan petarung asal Solo, Yacub Christ dalam pertarungan titel fight divisi bantam weight di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, akhir pekan lalu.
Ketua Bandung Fighting Club (BFC), Edwin Senjaya mengaku bangga dengan Gugun Gusman. Apalagi atletnya itu mencetak sejarah setelah menjadi satu-satunya petarung yang berhasil sabet dua kali sabuk abadi di one pride MMA.
Bahkan, lanjutnya, Gugun Gusman mampu mendominasi sejak ronde pertama sampai akhir meski di ronde terakhir sempat kecolongan setelah kaki Yacub Chrits mengenai pelipis Gugun yang membuatnya cedera.
“Tapi selebihnya nilai dari juri, ketiganya beri nilai keunggulan mutlak untuk Gugun, sampai tiga kali lipat dari hasil yang diraih lawannya,” kata Edwin Senjaya, Selasa 5 November 2024.
Hasil ini tentu perlu disyukuri dengan harapan bisa memberikan motivasi dan sumber inspirasi. Bukan hanya untuk para fighternya di BFC, namun untuk seluruh insan beladiri yang ada di Bandung, Jawa Barat hingga Indonesia.
“Sebenarnya kita sekarang sedang mempersiapkan pelapis-pelapis, seperti Yudi, Ade permana, Iman Lesmana di klub kami. Ada yang perempuan juga dan Insya Allah bulan Desember nanti ada fight,” tuturnya.
Edwin Senjaya yang merupakan Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung ini pun memastikan keberhasilan Gugun ini bisa menjadi modal besar untuk bertarung di level internasional.
“Kemarin juga Gugun tampil di Bali, menghadapi fighter dari China yang Alhamdulillah kita menang secara mutlak. Nah ini juga menjadi modal yang besar bagi Gugun untuk go internasional dan di laga internasional, walaupun di sana gunungnya lebih tinggi, di sana harus persiapannya lebih keras, lebih matang, lebih habis-habisan dibandingkan dengan apa yang dilakukan saat ini oleh Gugun,” tegasnya.
Gugun sendiri akui hanya memiliki persiapan sangat singkat sebelum akhirnya menyabet dua kali sabuk abadi di ajang one pride MMA. Sebab sebelumnya ia baru tampil di PON XXI 2024 di Medan.
“Kebetulan saya main di Sambo di PON dan pada pertandingan terakhir itu jadi sangat singkat. Tapi alhamdulillah dengan cepat saya melakukan pemulihan fisik, saya ke fisik dulu selama tiga minggu dan langsung fokus ke pertandingan,” kata Gugun.
Gugun juga optimis bisa menang atas Yacub Christ lantaran pernah menghadapinya. Sehingga sedikitnya ia mengetahui kekurangan dari lawannya itu.
“Target saya ke depan tentu go internasional, terus target lainnya bisa mengambil sabuk abadi yang ketiga dan cetak sejarah lagi di One Pride,” pungkas Gugun.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti


