Semester I 2026, Investasi di Kota Cirebon Capai Rp489,15 Miliar

Sepanjang semester I 2026 kemarin, DPMPTSP Kota Cirebon mencatat realisasi investasi di daerah tersebut mencapai Rp489,15 miliar.

Semester I 2026, Investasi di Kota Cirebon Capai Rp489,15 Miliar
Suasana di salah satu ruas jalan di Kota Cirebon. (antara)

INILAHKORAN.ID - Sepanjang semester I 2026 kemarin, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon mencatat realisasi investasi di daerah tersebut mencapai Rp489,15 miliar.

Plt Kepala DPMPTSP Kota Cirebon Icip Supriyadi mengatakan, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) menujukkan nilai tersebut berasal dari 2.233 LKPM yang disampaikan pelaku usaha selama periode Januari hingga Juni 2026.

"Total investasi yang terealisasi pada semester I-2026 mencapai Rp489.155.231.545 dengan 2.233 LKPM dari pelaku usaha yang beroperasi di Kota Cirebon," katanya. dikutip dari Antara, Senin (3/8/2026).

Dia menyebutkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai realisasi Rp424,71 miliar yang tercatat melalui 1.945 laporan LKPM.

Sementara, penanaman modal asing (PMA) memberikan kontribusi investasi sebesar Rp64,44 miliar berdasarkan 288 laporan yang disampaikan pelaku usaha.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan aktivitas penanaman modal di Kota Cirebon tetap berkembang dan daerah masih menjadi tujuan investasi bagi pelaku usaha domestik maupun asing.

Selain nilai investasi, DPMPTSP menilai kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan LKPM menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas data penanaman modal di daerah.

Dia menyampaikan data LKPM tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar, untuk melihat perkembangan investasi sekaligus menyusun kebijakan yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan dunia usaha.

Icip mengatakan DPMPTSP terus memperkuat pelayanan kepada investor melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko untuk mempermudah proses perizinan berusaha.

Pelayanan tersebut dilakukan dengan mengedepankan proses yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi sehingga pelaku usaha dapat memperoleh kepastian dalam menjalankan kegiatan investasinya.


Editor : Doni Ramdhani