Sempat Viral, Ternyata Ini Penjelasan Soal Polantas Squat Jump di Pinggir Jalan Tol

Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan dua anggota polisi lalu lintas (Polantas) diduga melakukan squat jump di tepi jalan dekat Gerbang Tol Slipi 1.

Sempat Viral, Ternyata Ini Penjelasan Soal Polantas Squat Jump di Pinggir Jalan Tol
Sempat Viral, Ternyata Ini Penjelasan Soal Polantas Squat Jump di Pinggir Jalan Tol

INILAHKORAN, Bandung - Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan dua anggota polisi lalu lintas (polantas) diduga melakukan squat jump di tepi jalan dekat Gerbang Tol Slipi 1. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @seputar_jaksel.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat kedua anggota polisi tersebut sedang menjalani hukuman. 

Namun, identitas mereka dan jenis pelanggaran yang dilakukan belum diketahui, memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat mengenai kesalahan yang telah dilakukan.

Kepala Induk 7 Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Siti, menjelaskan bahwa squat jump tersebut merupakan sanksi bagi anggota yang terlambat menjalankan tugas. 

"Mereka terlambat ke pos saat pengamanan kepulangan Kepala Negara Luar Negeri (Malaysia)," ujarnya.

Siti menambahkan bahwa keterlambatan itu disebabkan oleh masalah pada kendaraan yang digunakan oleh kedua anggota polisi, dan mereka tidak segera melaporkan hal tersebut. 

Sebagai sanksi, mereka diwajibkan melakukan squat jump sebanyak 10 kali pada Senin, 21 Oktober 2024, saat pengamanan kepulangan Kepala Negara usai pelantikan Presiden.

"Squat jump dipilih karena jika menggunakan push up, aspal sangat panas pada siang hari. Kami mempertimbangkan kemanusiaan bagi anggota," jelasnya.


Editor : Firda Rachmawati