Siapa Febrie Adriansyah? Ini Profil Jampidsus Kejagung yang Terseret Kasus Rp60 M

Siapa Febrie Adriansyah? Ini profil Jampidsus Kejagung yang kafe miliknya digeledah tim gabungan polri terkait dugaan TPPU senilai Rp60 miliar.

Siapa Febrie Adriansyah? Ini Profil Jampidsus Kejagung yang Terseret Kasus Rp60 M
Siapa Febrie Adriansyah? Ini Profil Jampidsus Kejagung yang Terseret Kasus Rp60 M

INILAHKORAN.ID - Nama Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah tim gabungan kepolisian melakukan penggeledahan besar-besaran di sebuah kafe miliknya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

​Penggeledahan yang dikawal ketat oleh personel Brimob tersebut berujung pada penyitaan uang tunai lintas mata uang senilai hampir Rp60 miliar dari sebuah brankas tersembunyi. Langkah hukum ini diduga kuat berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

​Lantas, siapa sebenarnya sosok Febrie Adriansyah dan bagaimana rekam jejaknya di korps adhyaksa? Berikut ulasan profil lengkapnya.

​Profil dan Latar Belakang Febrie Adriansyah

​Febrie Adriansyah merupakan seorang jaksa karier senior yang saat ini menduduki posisi strategis sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI. Jabatan mentereng di lingkungan Gedung Bundar ini telah diembannya sejak resmi dilantik pada 10 Januari 2022.

​Lahir di Jakarta pada 19 Februari 1968, Febrie justru menghabiskan masa muda dan menempuh jalur akademisnya di Jambi. Ia merupakan alumni S1 Fakultas Hukum Universitas Jambi, sebelum akhirnya melanjutkan studi hingga merengkuh gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Airlangga.

​Rekam Jejak Karier di Kejaksaan

​Sebelum dipercaya memimpin Direktorat Tindak Pidana Khusus, Febrie telah melanglang buana mengisi berbagai posisi krusial di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa jabatan penting yang pernah dipegangnya antara lain:

​Kasi Intelijen Kejari Sungai Penuh.

​Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandung.

​Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Timur.

​Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) di Yogyakarta dan DKI Jakarta.

​Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Timur (NTT).

​Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung.

​Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta.

​Selama berkarier di bidang pidana khusus, Febrie dikenal kerap terlibat dalam penanganan sejumlah kasus megakorupsi yang menyita perhatian nasional, termasuk pengusutan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, hingga tata niaga komoditas timah (PT Timah Tbk).

​Mengapa Namanya Kini Jadi Sorotan?

​Nama Febrie Adriansyah kini mencuat ke permukaan bukan karena prestasi penanganan kasus, melainkan karena asetnya yang menjadi sasaran penggeledahan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya.

​Pihak kepolisian menggeledah kafe de'Clan Signature di Cipete yang disebut-sebut milik sang Jampidsus.

Di lokasi tersebut, petugas membongkar brankas di balik dinding dan menyita uang asing berupa SGD 3.130.000, USD 889.965, serta uang rupiah ratusan juta rupiah yang ditaksir bernilai total Rp60 miliar.

​Kasus ini dilaporkan berkaitan dengan pengembangan penyidikan tiga perkara besar, termasuk dugaan korupsi tata kelola batu bara PLN Sumatera yang merugikan negara hingga Rp5 triliun, penanganan kasus Asabri-Jiwasraya periode 2020-2025, serta perkara TPPU proses utang PT CBS kepada PT KNI.


Editor : Firda Rachmawati