Sikap Anggota DPRD Kota Bandung dalam Penanganan Wabah Covid-19

Sebagaimana diketahui, saat ini di seluruh Indonesia termasuk di Kota Bandung tengah menghadapi wabah Covid-19.

Sikap Anggota DPRD Kota Bandung dalam Penanganan Wabah Covid-19
Anggota DPRD Kota Bandung Rini Ayu Susanti. (net)

INILAH, Bandung - Sebagaimana diketahui, saat ini di seluruh Indonesia termasuk di Kota Bandung tengah menghadapi wabah Covid-19.

Covid-19, selain dapat dengan mudah menyebar melalui orang yang sehat dan anak muda, juga berakibat fatal bagi orang yang tua dan yang memiliki masalah kesehatan lainnya, hingga dapat menyebabkan kematian.

Mecontoh kasus penanganan Covid-19 di beberapa negara yang telah berhasil meredam penyebarannya, tampak peran pemerintah di semua tingkatan sangatlah penting, termasuk peran pemerintah daerah di seluruh Indonesia yang memiliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

Karenanya sudah selayaknya Pemerintah Kota Bandung berperan sangat aktif dalam upaya menjaga keselamatan warga Bandung dari wabah Covid-19.

Anggota DPRD Kota Bandung Rini Ayu Susanti meminta Wali Kota Bandung bersama jajarannya agar lebih proaktif untuk melindungi warga Kota Bandung dari wabah Covid19. Hingga saat ini Wali Kota Bandung baru sebatas menerbitkan surat edaran yang efeknya belum banyak dirasakan dalam menghambat penyebaran wabah Covid-19.

Selain itu, pihaknya meminta kepada Wali Kota Bandung untuk segera mengadakan tempat pengetesan Covid19 bagi warga kota Bandung. Pemkot dapat meng-upgrade Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Bandung menjadi laboratorium yang dapat melakukan pengujian sehingga dapat diantisipasi dengan segera tindakan yang harus dilakukan oleh Pemerintah dan warga Kota Bandung.

"Wali Kota beserta jajarannya perlu segera menyiapkan lokasi RS alternatif sebagai tempat perawatan dan isolasi warga Kota Bandung yang terkena Covid19 dan memang membutuhkan perawatan," ujar Rini, Senin (23/3/2020).

Tidak hanya itu, Rini juga meminta Pemerintah Kota Bandung perlu menyosialisasikan lebih detil bagaimana menghadapi Covid-19, termasuk menjaga jarak (social distancing) bagi seluruh warga Kota Bandung.

Hal ini terutama dilakukan bagi warga Kota Bandung yang tidak banyak mengakses jejaring internet. Dengan kondisi yang padat, seluruh warga Kota Bandung perlu berperan aktif agar tidak terjadi penyebaran yang jika terlambat akan membuat lebih susah untuk ditangani.

Anggota dewan mendukung agar Wali Kota Bandung dan jajarannya dapat memberikan insentif bagi petugas kesehatan terutama yang berjuang di garis depan dalam penanganan korban Covid-19, baik dokter, perawat, maupun petugas kesehatan lainnya. Pemerintah Kota Bandung juga seharusnya lebih proaktif lagi menyiapkan berbagai kebutuhan bagi pekerja kesehatan tersebut seperti masker, ADP, sarung tangan, dan lainnya.

"Kami sampaikan sebagai permintaan kepada Wali Kota Bandung dan jajarannya agar dapat bekerja lebih serius lagi untuk menjaga warganya dari wabah Covid19 ini," pungkas Rini. (okky adiana)


Editor : suroprapanca